Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Proses penyelidikan kasus truk tangki bermuatan solar yang terguling di Jalur Lintas Selatan (JLS) tepatnya di Desa/Kecamatan Besuki, Tulungagung, terus berjalan. Polisi telah memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan terkait insiden tersebut.
Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Ryo Pradana, mengungkapkan bahwa identitas sopir truk yang sempat tidak diketahui keberadaannya kini telah ditemukan. Sopir berinisial R (55), warga Kedungwaru, Tulungagung, diketahui mengalami dislokasi dan sempat ditolong warga sebelum dibawa ke seorang terapis pijat untuk menangani cedera di tangan kirinya.
Dari hasil pemeriksaan awal, sopir membawa surat jalan dari PT KSE sebagai pemesan solar. Adapun solar tersebut diambil dari PT LBB Surabaya sebelum diangkut menuju lokasi tambak udang di Kecamatan Besuki.
Baca juga : Pasca Penertiban, PKL Jalan Joyoboyo dan Jalan Patiunus Siap Ditata Menjadi Pusat Jajanan Baru Kota Kediri
“Sopir sudah ditemukan. Berdasarkan keterangan, truk tidak kuat menanjak, mesin mati, lalu kendaraan mundur hingga masuk parit dan terguling. Sopir memecahkan kaca depan untuk keluar dan mendapat pertolongan warga karena mengalami dislokasi,” terang AKP Ryo, Rabu (3/12/2025).
Ryo menambahkan, solar yang diangkut diperuntukkan bagi keperluan industri tambak udang di Besuki. Namun, penyidik masih mendalami apakah bahan bakar tersebut merupakan solar subsidi dan dari depot Pertamina mana asalnya.
Dalam perkara ini, lima saksi telah dimintai keterangan, terdiri dari sopir, staf administrasi PT KSE, pegawai PT LBB, serta H—pemilik truk sekaligus perantara pengangkutan solar. Pemeriksaan para saksi saat ini masih berlangsung.
“Saat ini kami masih memeriksa lima saksi. Untuk memastikan apakah ini solar subsidi atau bukan, kami menunggu hasil uji laboratorium,” jelasnya.
Baca juga : Warganet Ramai Pertanyakan Kehadiran Trans Jatim di Kediri Raya, Ini Penjelasan Resminya
Polisi telah mengirim sampel solar ke Le Migas Jakarta Selatan dan ITS Surabaya. Selain itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung juga mengirim sampel ke PT Pertamina untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Begitu seluruh hasil uji laboratorium keluar, Polres Tulungagung memastikan akan menyampaikan hasilnya kepada publik. Ryo juga menegaskan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara profesional, termasuk menindaklanjuti isu dugaan keterlibatan aparat penegak hukum jika ditemukan indikasinya.
“Kami bekerja secara profesional dan tetap pada koridor hukum. Kita tunggu saja perkembangan penyelidikan ini,” pungkasnya.***
Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor : Hadiyin





