KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Momentum Hari Ibu Tahun 2025 di Kabupaten Kediri diperingati secara khidmat melalui prosesi adat “Kediri Ngunduh Mantu” yang digelar di Convention Hall Kabupaten Kediri, Senin (22/12/2025).
Sebanyak 44 pasangan pengantin dari berbagai kecamatan mengikuti prosesi ngunduh mantu massal yang dikemas dengan nuansa budaya Jawa, sarat akan nilai-nilai tradisi dan kearifan lokal.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan kepada perempuan dan ibu sebagai pilar utama keluarga, tetapi juga wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Kediri dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus melestarikan budaya daerah.

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Kediri, dr. dr. Wulan Andadari, MMRS, menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu seharusnya memiliki makna substansial, bukan sekadar seremonial belaka.
Baca juga : Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Kota Kediri, Dahan Pohon Timpa Mobil dan Putuskan Kabel Listrik
“Melalui kegiatan Kediri Ngunduh Mantu ini, kami ingin menanamkan nilai keharmonisan, kesetaraan, serta tanggung jawab dalam kehidupan rumah tangga. Perempuan, khususnya seorang ibu, memiliki peran strategis dalam membentuk keluarga yang berkualitas dan berdaya,” ujar Wulan Andadari.
Ia menambahkan, keluarga yang kuat akan menjadi fondasi lahirnya masyarakat yang tangguh dan sejahtera. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan menjadi awal terbentuknya rumah tangga yang sehat, harmonis, dan berkelanjutan.
Salah satu pasangan peserta asal Kecamatan Pare, Slamet Basuni dan Siti Kholimah, mengaku bersyukur dapat mengikuti prosesi ngunduh mantu massal tersebut.
“Kami merasa sangat senang dan bangga bisa menjadi bagian dari Kediri Ngunduh Mantu. Selain sakral secara adat, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga dan tak terlupakan bagi kami sebagai pasangan pengantin,” ungkapnya.
Menurut mereka, perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah menjadi motivasi untuk membangun rumah tangga yang harmonis, saling menghormati, dan penuh tanggung jawab.
Baca juga : BPBD Kabupaten Kediri Distribusikan Bantuan Sembako bagi 49 Warga Dusun Dlopo Terdampak Banjir
Prosesi ngunduh mantu berlangsung dengan penuh khidmat, diiringi alunan gending Jawa, tata busana adat, serta rangkaian ritual yang mencerminkan kesakralan dan kebersamaan. Suasana Convention Hall pun dipenuhi nuansa haru dan kebahagiaan dari para pengantin, keluarga, serta tamu undangan.
Melalui peringatan Hari Ibu 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Kediri berharap nilai-nilai budaya, penghormatan terhadap perempuan, serta penguatan ketahanan keluarga dapat terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin