Peringati Kudatuli, Kader PDI Perjuangan Trenggalek Gelar Renungan dan Sarasehan

Peringati Kudatuli, Kader PDI Perjuangan Trenggalek Gelar Renungan dan Sarasehan
Doding Rahmadi ketika memberikan sambutan dan memberikan penghargaan kepada para saksi Sejarah Kudatuli. (aziz)

Trenggalek, LINGKARWILIS.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek memperingati peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1996 (Kudatuli) dengan menggelar renungan dan sarasehan di kantor DPC PDI Perjuangan atau yang dikenal sebagai Kandang Banteng, Minggu (26/7/2026) malam.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para pengurus dan kader partai sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pendiri serta kader PDI Perjuangan yang terlibat dalam peristiwa bersejarah tersebut.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, mengatakan peringatan Kudatuli bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum untuk mengingat kembali sejarah panjang perjuangan partai.

“Sebagai kader, sudah sepantasnya kami kembali memahami bagaimana perjuangan dalam mendirikan partai. Tiga puluh tahun setelah peristiwa yang memilukan itu, kami akan terus menjaga semangat perjuangan tersebut,” ujar Doding, Senin (27/7/2026).

Baca juga : APBN Kediri Raya Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Ekonomi, Penyaluran Kredit Program Tumbuh 18,73 Persen

Menurutnya, renungan dan sarasehan memiliki makna penting dalam menanamkan kecintaan terhadap partai sekaligus meneladani semangat para kader yang tetap bertahan menghadapi berbagai tekanan pada masa Orde Baru.

Ia menegaskan, bagi kader PDI Perjuangan, menjaga ingatan terhadap sejarah merupakan bagian dari komitmen untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan yang telah diwariskan.

“Peristiwa Kudatuli 1996 menjadi bukti bahwa partai ini lahir bukan hanya melalui wacana, tetapi melalui komitmen dan pengorbanan, bukan hanya harta, melainkan juga nyawa. Kami sebagai kader akan terus memegang amanah tersebut,” katanya.

Doding menambahkan, kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh kader agar tetap teguh memegang nilai-nilai perjuangan partai yang berpihak kepada rakyat kecil.

Baca juga : Damkar Satpol PP Kabupaten Kediri Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Cegah Kebakaran

Menurutnya, cita-cita membangun partai yang pro wong cilik, sebagaimana diamanatkan oleh Soekarno dan Megawati Soekarnoputri, harus terus dijaga dan diwujudkan dalam setiap langkah kader di lapangan.

“Mudah-mudahan semangat perjuangan ini terus tertanam dalam diri seluruh kader, termasuk kami di Trenggalek,” pungkasnya.***

Reporter: Aziz Wahyudi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *