Kediri, LINGKARWILIS.COM – Usai bermain imbang 1-1 melawan PSM Makassar di Stadion Brawijaya, Sabtu (25/10/2025), Persik Kediri langsung melakukan evaluasi menyeluruh menjelang laga tandang menghadapi PSIM Yogyakarta, Jumat (31/10/2025).
Meski harus bermain dengan 10 pemain sejak pertengahan babak kedua, tim berjuluk Macan Putih tetap mampu menyamakan kedudukan, sebuah hasil yang disebut pelatih Ong Kim Swee sebagai pelajaran berharga.
Saat ditemui usai sesi latihan di Stadion Brawijaya, Selasa (28/10/2025) sore, pelatih asal Malaysia itu menegaskan perlunya pembenahan pada pola serangan agar tim tampil lebih efektif di laga berikutnya.
“Kalau saya boleh katakan, dalam pertandingan melawan PSM Makassar kita tidak bisa banyak melakukan hal positif karena harus bermain dengan 10 pemain,” ujar Ong Kim Swee.
Baca juga : Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Masuk 10 Besar Desa/Kelurahan Bersinar Jatim, Ini Infonya
Menurutnya, kondisi tersebut memaksa tim menerapkan taktik berbeda demi mencetak gol penyama. Namun, ia tetap memuji semangat juang anak asuhnya yang tak menyerah hingga peluit akhir.
“Dengan situasi seperti itu, kami tetap mampu mencetak satu gol. Itu menunjukkan sikap positif dari para pemain,” imbuhnya.
Ong menambahkan, seluruh pemain kini dalam kondisi baik meski masih sedikit kelelahan usai pertandingan berat melawan PSM.
Baca juga : Bupati Kediri Dorong Sinergi Cegah Stunting, Kabupaten Kediri Jadi Terbaik se-Jatim
“Kita perlu waktu istirahat yang cukup sebelum menghadapi PSIM Yogyakarta,” tuturnya.
Persik Kediri bertekad memperbaiki performa agar bisa mencuri poin penuh di laga tandang berikutnya.***
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor: Hadiyin






