Trenggalek, LINGKARWILIS.COM – Petugas gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri, bersama warga setempat, melaksanakan kerja bakti membersihkan sedimen lumpur dan sampah akibat banjir luapan Sungai Temon. Banjir yang melanda Desa Ngares, Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, telah membawa material lumpur hingga ke permukiman warga di RT 23/RW 6 Dusun Temon.
Aktivitas pembersihan ini mencakup rumah-rumah warga, tempat ibadah, serta sarana pendidikan yang terdampak.
“Kami membersihkan rumah dan lingkungan dari lumpur serta sampah pasca banjir pada 19-20 November lalu,” ungkap Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Admono, Kamis (21/11).
Baca juga : Polres Kediri Kota Lakukan Pemeriksaan Mendadak Ponsel Anggota untuk Cegah Judi Online
Selain pembersihan, petugas juga mengerahkan tiga alat berat dari MPK, PT PP, dan Dinas PUPR Trenggalek untuk membuat tanggul di sepanjang bantaran sungai. Langkah ini bertujuan mencegah banjir serupa mengingat prakiraan cuaca ekstrem dari BMKG.
Triadi menyebutkan bahwa banjir ini telah berdampak pada 10 kepala keluarga, dengan total 28 jiwa. Bantuan logistik telah disalurkan kepada warga terdampak, dan masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.
“Karena tanggul belum selesai, kemungkinan banjir dapat terjadi kembali. Pemantauan dan monitoring perlu terus dilakukan agar dampaknya bisa diminimalkan,” tutup Triadi.
Baca juga : Kecakapan dan Wawasan Luas, Juan Shantiko Jadi Duta Genre Nasional Asal Kediri
Langkah sigap ini diharapkan dapat mengurangi dampak bencana pada musim penghujan dan memberikan rasa aman bagi warga sekitar bantaran Sungai Temon.***
Reporter: Angga Prasetya
Editor : Hadiyin





