Blitar, LINGKARWILIS.COM –Β Kecelakaan maut terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Sumberjo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. Sebuah pikap tanpa muatan hancur setelah tertabrak kereta api, menyebabkan sopirnya meninggal dunia di tempat pada Jumat (26/7).
Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh koran ini, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 di perlintasan tanpa palang pintu di pinggir Jalan Raya Blitar-Malang. Sopir yang meninggal dunia adalah Bimo Trio Satrio (24), warga Desa Jiken, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
“Meninggal dunia di lokasi. Pikap juga kondisinya ringsek,” kata Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Blitar, Ipda Anggit Purba.
Menurut keterangan sejumlah saksi, kecelakaan bermula ketika Bimo mengendarai pikap Mitsubishi L-300 berwarna coklat, melaju dari arah timur ke barat. Sampai di lokasi kejadian, pikap bernomor polisi K 9371 Y tersebut belok ke selatan melintasi perlintasan tanpa palang pintu.
Baca juga :Β Lotus Garden Hotel, Pilihan Menginap di KediriΒ dengan Prospek Bisnis Menjanjikan di Era Bandara Daha
Di tengah jalan, Bimo tidak menyadari bahwa dari arah barat melaju kereta api Penataran tujuan Blitar-Surabaya lewat Malang dengan kecepatan tinggi. Pikap berwarna coklat gelap itu tertabrak moncong kepala kereta api, yang sering disebut “ular besi”.
Kerasnya tabrakan membuat mobil terseret hingga 15 meter dari lokasi kejadian. Bimo tidak bisa menyelamatkan diri dan akhirnya meninggal di lokasi dengan luka parah di kepala.
Sejumlah saksi menyebutkan, kerasnya hantaman membuat tubuh Bimo terlempar dari dalam pikap dan terkapar di pinggir jalan.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





