“Kami menemukan 66 botol tinta bocor dan rusak. Kami telah memberitahu penyedia untuk menggantinya,” ungkapnya pada Jumat (24/11).
Burhan menambahkan bahwa logistik lainnya juga sudah tiba di kantor KPU Jombang, termasuk kabel ties atau segel plastik sebanyak 100.308 pcs. Saat ini, proses sortir sedang dilakukan oleh petugas di gudang KPU Jombang.
“Kami melakukan pemeriksaan satu per satu pada segel plastik karena di kabupaten lain ditemukan ketidaklengkapannya. Oleh karena itu, kami memeriksa setiap isinya, dan jika ada kekurangan atau rusak, kami akan menggantinya dengan penyedia,” tambahnya.
Untuk logistik lainnya, seperti surat suara, yang memiliki wewenang pengadaannya di KPU Kabupaten Jombang, Burhan menjelaskan bahwa wewenang tersebut berada di KPU RI dan KPU provinsi sesuai dengan juknis. KPU Jombang akan terus memonitor produksi surat suara untuk memastikan sesuai dengan ketentuan juknis pengelolaan logistik pemilu 2024.
“Dengan demikian, kami masih menunggu proses produksi logistik lainnya dan akan memantau proses produksinya untuk memastikan sesuai dengan prinsip tepat jumlah, tepat jenis, tepat sasaran, tepat waktu, tepat kualitas, dan efisien,” tandasnya.
Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilu tahun 2024 di KPU Jombang telah ditetapkan sebanyak 1.011.402 pemilih, dengan rincian 506.944 pemilih laki-laki dan 504.458 pemilih perempuan. Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 3.858.***
Editor : Hadiyin





