KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Upaya pembinaan atlet usia dini di Kota Kediri terus menunjukkan perkembangan positif. Klub bola voli Putri Mandiri 99 dan Satria Mandiri kini resmi memiliki markas baru di Lapangan Bola Voli Kantor Kecamatan Mojoroto, Minggu (12/4/2026).
Peresmian berlangsung sederhana namun penuh makna. Acara diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara atlet, pelatih, dan tamu undangan.
Camat Mojoroto, Abdul Rahman, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap pembinaan olahraga sejak usia dini.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Fasilitas yang ada diharapkan bisa dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan karakter, kedisiplinan, sekaligus peningkatan prestasi, termasuk menghadapi ajang seperti Wali Kota Cup dan lainnya,” ujarnya.
Baca juga : Satpol PP Kediri Amankan Lansia Terlantar Asal Mojokerto, Dibawa ke Shelter Dinsos
Pelatih kedua klub, Sinyo, menjelaskan bahwa Putri Mandiri 99 lahir dari komitmen pembinaan yang berkelanjutan. Nama klub tersebut merujuk pada tanggal berdirinya, yakni 9 September. Awalnya, latihan dilakukan di lapangan SMPN 1 Semen sebelum akhirnya dipindahkan ke Mojoroto karena faktor jarak tempuh peserta.
“Dulu latihan di SMP 1 Semen, tetapi karena banyak peserta yang rumahnya jauh, akhirnya dipindahkan ke sini. Sekarang alhamdulillah sudah memiliki basecamp sendiri,” jelasnya.
Seiring meningkatnya minat peserta putri, anak-anak putra pun mulai bergabung. Dari situ kemudian terbentuk Satria Mandiri yang kini mulai berkembang, meski usianya masih relatif baru.
Pembinaan difokuskan pada kelompok usia dini, yakni anak-anak kelahiran 2011 hingga 2017. Menurut Sinyo, fase tersebut menjadi periode penting dalam membentuk dasar kemampuan dan mental atlet.
Baca juga : The Real Purple All Out Dukung Persik Kediri Tandang ke Markas Madura United
“Kami memang fokus pada usia dini, karena dari sinilah potensi bisa digali dan dikembangkan secara maksimal,” tambahnya.***
Reporter : Agus Sulistyo
Editor : Hadiyin





