Rawan Roboh Jika Gempa Susulan Terjadi, SDN 1 Talunkulon Tulungagung Diusulkan Segera Diperbaiki

Rawan Roboh Jika Gempa Susulan Terjadi, SDN 1 Talunkulon Tulungagung Diusulkan Segera Diperbaiki
Petugas BPBD Tulungagung saat melakukan asesmen kerusakan yang dialami SD Negeri 1 Talunkulon pasca terdampak bencana gempa bumi magnitudo 5,5 dari Kabupaten Pacitan (isal)

TULUNGAGUNG, LINGKARWILIS.COM – SD Negeri 1 Talunkulon, Kecamatan Bandung, Tulungagung, diusulkan segera mendapat perbaikan menyusul kerusakan bangunan akibat gempa bumi magnitudo 5,5 yang berpusat di Kabupaten Pacitan. Sekolah tersebut dinilai rawan roboh apabila terjadi gempa susulan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tulungagung, Sukowinarno, mengatakan pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi sehari setelah kejadian gempa untuk memastikan kondisi bangunan sekolah.

Hasil pengecekan menunjukkan tiga ruang kelas mengalami kerusakan, berupa retakan pada tembok serta plafon yang roboh. Ruang kelas yang terdampak masing-masing adalah kelas 4, 5, dan 6.

“Setelah kejadian gempa, kami langsung turun ke lapangan. Ditemukan retakan pada dinding tiga ruang kelas dan plafon yang roboh,” ujar Sukowinarno, Jumat (30/1/2026).

Baca juga : Kasus PMK dan LSD di Kediri Melandai, 91 Ekor Sapi Dinyatakan Sembuh

Meski demikian, Disdik memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) masih dapat berlangsung, dengan catatan kewaspadaan ditingkatkan mengingat kondisi bangunan yang berpotensi membahayakan jika gempa kembali terjadi.

Kekhawatiran terhadap risiko keselamatan itulah yang mendorong Disdik Tulungagung mengusulkan perbaikan sekolah kepada Bupati Tulungagung. Laporan kondisi bangunan dan rencana perbaikan dijadwalkan disampaikan pada Jumat (30/1/2026).

“Nanti akan ada tim yang melakukan asesmen untuk melihat tingkat kerusakan dan menghitung kebutuhan anggaran perbaikan,” jelasnya.

Dalam usulan awal, Disdik Tulungagung mengajukan anggaran sekitar Rp300 juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Tulungagung. Dana tersebut direncanakan untuk memperbaiki tiga ruang kelas, dengan estimasi Rp100 juta per ruang.

Baca juga : Cuaca Ekstrem Awal Tahun, Petani Kediri Pertahankan Paranet Penghalau Hama Tanaman

“Besaran anggaran masih akan dikaji tim. Harapannya, perbaikan bisa segera direalisasikan tahun ini demi keamanan siswa dan guru,” pungkas Sukowinarno.***

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *