Jombang, LINGKARWILIS.COM – Suasana meriah menyelimuti kawasan Jalan Gus Dur hingga bundaran Ringin Contong, Jombang, Minggu malam (19/10/2025). Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalan untuk menyaksikan Ringin Contong Carnival, parade budaya spektakuler yang menampilkan kostum, tarian, dan pertunjukan jalanan bertema “Ragam Nusantara.”
Kegiatan tersebut menjadi salah satu puncak peringatan Hari Jadi ke-115 Pemerintah Kabupaten Jombang sekaligus menyambut Hari Santri Nasional 2025.
Bupati Jombang Warsubi bersama Ketua TP PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi turut hadir dan menyapa warga. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas semangat masyarakat yang berpartisipasi menyukseskan acara tahunan ini.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan karunia-Nya, sehingga kita dapat bersama-sama menikmati suasana penuh semangat dan kemeriahan pada Ringin Contong Carnival ini,” ujar Warsubi.
Baca juga : Atraksi Barongsai Warnai Perayaan HUT ke-87 KONI Kota Kediri
Parade budaya yang menjadi bagian dari Jombang Fest 2025 itu menampilkan ragam kreativitas peserta dari berbagai kalangan. Kostum etnik, tarian daerah, serta pertunjukan teatrikal jalanan menggambarkan kekayaan seni dan budaya dari berbagai penjuru Nusantara.
Menurut Bupati, kegiatan semacam ini menjadi ruang ekspresi bagi masyarakat sekaligus menunjukkan potensi kreatif warga Jombang.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat Jombang memiliki banyak potensi, bakat, dan kreativitas yang patut dibanggakan. Semua itu bisa terus dikembangkan demi kemajuan daerah,” tegasnya.
Selain Bupati dan Ketua TP PKK, hadir pula Wakil Bupati Jombang Salmanuddin, jajaran Forkopimda, serta sejumlah kepala perangkat daerah. Sepanjang Jalan KH. Wahid Hasyim yang disulap menjadi area Car Free Night dipadati pengunjung, sementara sebagian warga menikmati jalannya parade melalui videotron di Taman Informasi.
Baca juga : Ratusan Pelajar Ramaikan Kejurprov Finswimming Walikota Cup I di Kediri
Di akhir acara, Bupati berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai wujud pelestarian budaya lokal.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan yang menyenangkan, tetapi juga memperkuat rasa cinta terhadap budaya lokal dan tanah kelahiran kita, Kabupaten Jombang tercinta,” pungkas Warsubi.***
Reporter: Agung Pamungkas
Editor: Agus Sulistyo Budi

