Kediri, LINGKARWILIS.COM – Ratusan atlet pelajar dari berbagai daerah di Jawa Timur ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Finswimming Walikota Cup I 2025, yang berlangsung selama dua hari, 18–19 Oktober 2025, di Tirtayasa Park Kediri. Ajang bergengsi ini digelar oleh Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Kota Kediri.
Ketua POSSI Kota Kediri, Imam Sugeng, menjelaskan bahwa kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan atlet muda dan proses regenerasi bibit berprestasi di dunia olahraga selam.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mencetak atlet potensial sejak jenjang SD, SMP hingga SMA. Harapannya, akan lahir atlet-atlet dari Kota Kediri yang mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” ujarnya, Senin (20/10/2025).
Baca juga : Satpol PP Kediri Pulangkan Lansia Linglung ke Keluarganya di Plosoklaten
Tercatat 550 atlet dari 33 klub se-Jawa Timur turut serta, dengan 50 atlet berasal dari Kota Kediri. Nomor pertandingan yang dilombakan antara lain Surface, Bifins, Estafet, dan Apnea dengan jarak tempuh mulai dari 50 hingga 800 meter.
Antusiasme peserta begitu tinggi hingga panitia harus membatasi jumlah peserta. Imam mengungkapkan, pendaftaran yang dibuka sejak 9 hingga 15 September 2025 bahkan melebihi kuota yang tersedia.
“Ada sekitar 20 klub yang terpaksa tidak bisa ikut karena keterbatasan waktu dan tempat. Ini menunjukkan besarnya minat pelajar terhadap olahraga finswimming,” jelasnya.
Lebih lanjut, Imam menuturkan bahwa piagam prestasi dari Kejurprov ini telah diakui oleh Dinas Pendidikan Kota Kediri sebagai salah satu syarat resmi pendaftaran sekolah.
Baca juga : PMI Kota Kediri Dukung HUT KONI ke-87, Galakkan Kesadaran Donor Darah
“Dengan pengakuan ini, orang tua semakin termotivasi untuk mendorong anak-anaknya berlatih dan berprestasi di POSSI,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Kediri, Eko Agus Koko, menyampaikan bahwa Kejurprov Finswimming menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-87 KONI, yang dikemas dalam berbagai kegiatan seperti jalan sehat, barongsai, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga kuliner rakyat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa KONI bukan hanya soal prestasi, tapi juga menjadi sarana membangun semangat kebersamaan dan karakter generasi muda,” tuturnya.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin





