Blitar, LINGKARWILIS.COM – Menjelang Tahun Baru Imlek 2576 yang jatuh pada Rabu (29/1/2025), umat Tri Dharma di Kelenteng Poo An Kiong Blitar mulai melaksanakan berbagai rangkaian ritual.
Salah satu tradisi yang menjadi bagian penting dari persiapan ini adalah ritual memandikan patung dewa atau Kiem Sien.

Ritual ini digelar sebagai kelanjutan dari sembahyang Shong Sen pada Rabu (22/1/2025) lalu, yang bertujuan menghantarkan para Sien Bing naik ke nirwana.
Baca juga : Kasus Mutilasi Ngawi, Terduga Pelaku Dihadirkan Polda Jatim di Hotel Adi Surya Kediri
“Ritual memandikan Kiem Sien dilakukan dengan penuh kehati-hatian, karena patung-patung ini merupakan simbol dewa di kelenteng,” ujar Titis Triwarsi, rohaniwan Kelenteng Poo An Kiong, Senin (27/1/2025).
Saat ini, ritual tersebut dilakukan di sebuah ruko di Jalan Mawar, Blitar, mengingat kelenteng di Jalan Merdeka Barat masih dalam proses pembangunan setelah kebakaran beberapa tahun lalu.
Memandikan patung-patung dewa menggunakan air bunga mawar, melati, dan bunga harum lainnya, melambangkan penyucian dan penghormatan.
Baca juga : Depresi Akibat Asma, Lansia di Blitar Ditemukan Tewas di Sumur Sedalam 6 Meter
Salah satu patung utama yang dibersihkan adalah Kong Tik Tjoen Ong, patung tuan rumah yang paling dihormati.
Selain ritual ini, sejumlah agenda lain juga telah dijadwalkan untuk menyambut Imlek, seperti:
- Sembahyang Bersama pada Selasa (28/1/2025) untuk menyambut pergantian tahun.
- Sembahyang Cie Sien pada 1 Februari, menyambut para Sien Bing yang turun kembali ke bumi.
- Sembahyang King Thi Kong pada 5 Februari.
- Pawai Barongsai dan Sembahyang Cap Go Meh pada Rabu (12/2/2025).
Tradisi ini tidak hanya mempererat hubungan spiritual umat Tri Dharma dengan para dewa, tetapi juga melestarikan warisan budaya masyarakat Tionghoa di Blitar.***
Reporter: Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin