Sebanyak 1.166 Jemaah Haji Tulungagung Kembali ke Tanah Air, Tujuh Wafat di Tanah Suci

1.166 Jemaah Haji Tulungagung Kembali ke Tanah Air, Tujuh Wafat di Tanah Suci
Jemaah haji asal Tulungagung saat tiba di Tanah Air usai menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci (isal)

Tulungagung, LINGKARWILIS.COM – Sebanyak 1.166 jemaah haji asal Kabupaten Tulungagung telah kembali ke Tanah Air setelah menunaikan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Namun, tujuh jemaah dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci, sementara seorang jemaah lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tulungagung, Suryani, mengatakan total jemaah haji asal Tulungagung yang diberangkatkan tahun ini berjumlah 1.174 orang. Mereka tergabung dalam Kloter 102, 103, 104, 105, dan 112.

Kepulangan jemaah berlangsung secara bertahap hingga kloter terakhir tiba di Tanah Air pada Selasa (30/6/2026). Kloter 112 yang merupakan kloter gabungan dengan jemaah asal Kabupaten Nganjuk dan Kota Kediri menjadi rombongan terakhir yang membawa enam jemaah asal Tulungagung.

“Saat ini semua jemaah haji sudah pulang ke Tulungagung. Kloter terakhir yang tiba di Tanah Air merupakan kloter gabungan dengan Kabupaten Nganjuk dan Kota Kediri,” ujar Suryani, Kamis (2/7/2026).

Baca juga :Β Empat SMP Negeri di Tulungagung Buka SPMB Gelombang II, Kuota Gelombang I Belum Terpenuhi

Berdasarkan data Kemenhaj Tulungagung, sebanyak 1.166 jemaah berhasil kembali ke Indonesia. Sementara itu, tujuh jemaah meninggal dunia saat berada di Tanah Suci akibat sakit dan kelelahan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Selain itu, satu jemaah asal Kecamatan Besuki, Sarmini, yang tergabung dalam Kloter 102, hingga kini masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi sehingga belum dapat dipulangkan bersama rombongan lainnya.

“Sesuai laporan yang kami dapat, ada tujuh orang jemaah haji yang meninggal dan dimakamkan di Tanah Suci. Serta ada satu jemaah haji yang masih dirawat karena sakit,” jelas Suryani.

Pihak Kemenhaj Tulungagung menyampaikan, jemaah yang masih menjalani perawatan direncanakan akan dipulangkan bersama Kloter 116 setelah kondisinya dinyatakan membaik oleh tim medis.

Baca juga :Β Bupati Kediri Mas Dhito Terima Penghargaan pada Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Ini Infonya

“Apabila sudah sembuh, nanti Pak Samiri akan diterbangkan ke Tanah Air. Sedangkan untuk semua biaya akan ditanggung pemerintah,” pungkasnya.***

Reporter: Mochammad Sholeh Sirri
Editor: Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *