Sebanyak 1.319 Petugas Sensus Ekonomi Mulai Bertugas, BPS Ponorogo Petakan Kondisi Ekonomi Warga

Sebanyak 1.319 Petugas Sensus Ekonomi Mulai Bertugas, BPS Ponorogo Petakan Kondisi Ekonomi Warga
Plt Bupati Ponorogo bersama Kepala BPS Ponorogo melepas petugas sensus (Sony)

Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ponorogo mulai mengerahkan 1.319 petugas sensus ekonomi untuk melakukan pendataan di seluruh wilayah kabupaten. Kegiatan tersebut akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026 dan menyasar berbagai sektor ekonomi masyarakat.

Pendataan tidak hanya mencakup kondisi ekonomi rumah tangga, tetapi juga aktivitas usaha masyarakat serta sektor pertanian yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian di Kabupaten Ponorogo.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Kepala BPS Kabupaten Ponorogo, Evy Trisusanti, menjelaskan bahwa sensus ekonomi bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian masyarakat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih efektif.

Baca juga :Β Pemkab Ponorogo Siapkan Rp104 Miliar untuk Perbaikan 82 Ruas Jalan pada 2026

“Petugas akan mengumpulkan data terkait kondisi ekonomi rumah tangga, berbagai jenis usaha yang dijalankan masyarakat, serta sektor pertanian. Informasi tersebut diperlukan untuk menggambarkan kondisi ekonomi Ponorogo secara utuh,” ujar Evy.

Ia memastikan seluruh data yang diberikan masyarakat akan dijaga kerahasiaannya sesuai dengan ketentuan statistik nasional. Karena itu, masyarakat diharapkan bersikap terbuka dan memberikan informasi sesuai kondisi sebenarnya.

“Kami menjamin keamanan data yang disampaikan warga. Informasi tersebut hanya digunakan untuk kepentingan statistik, sehingga kami berharap masyarakat dapat menerima petugas dengan baik dan memberikan jawaban yang akurat,” katanya.

Baca juga :Β DPUPR Kota Kediri Buka Pintu Air Kali Kedak, Antisipasi Banjir dan Jaga Kelestarian Lingkungan

Sementara itu, Plt Bupati Ponorogo, Lisdyarita, menilai pelaksanaan sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah. Menurutnya, data yang akurat akan membantu pemerintah dalam menyusun berbagai program yang lebih tepat sasaran, termasuk upaya pengentasan kemiskinan.

“Data yang valid menjadi dasar penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan. Melalui sensus ekonomi ini, pemerintah daerah dapat merancang program yang lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Lisdyarita.

Ia berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan lancar dengan dukungan seluruh masyarakat Ponorogo, sehingga menghasilkan data yang berkualitas dan bermanfaat bagi pembangunan daerah di masa mendatang.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Ponorogo untuk mendukung pelaksanaan sensus ekonomi dengan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi yang ada,” pungkasnya. ***

Reporter : Sony Dwi Prastyo

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *