Sebanyak 100 Tumpeng Diarak dalam Kirab Suro Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri

100 Tumpeng Diarak dalam Kirab Suro Desa Dukuh Ngadiluwih
Prosesi kirab 100 tumpeng di Suroan Desa Dukuh Kecamatan Ngadiluwih (bakti)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Suasana sakral menyelimuti malam di Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, saat ratusan warga mengikuti prosesi kirab tumpeng menuju kawasan wisata air Sumber Sugih Waras.

Sebanyak 100 tumpeng diarak dalam iring-iringan yang disambut hangat warga, diiringi cahaya temaram dari 1.000 obor yang menyala di sepanjang jalan. Obor tersebut menjadi simbol semangat hidup dan pelestarian budaya yang terus dijaga di Desa Dukuh.

Aroma dupa menyebar di udara, mengiringi lantunan doa dan mantra dari sesepuh desa sebagai tanda dimulainya tradisi kirab Suro. Dua gadis muda berbusana kebaya dan pakaian adat Jawa tampil sebagai cucuk lampah, membuka jalannya ritual yang penuh makna spiritual.

Baca juga : Menelusuri Jejak Sejarah Kediri di Museum Airlangga

Setiba di lokasi acara, warga bersama perangkat desa menggelar selamatan sebagai bentuk doa bersama agar Desa Dukuh, para pemimpinnya, dan seluruh masyarakatnya senantiasa diberikan keberkahan dan keselamatan. Seratus tumpeng disuguhkan sebagai simbol rasa syukur atas rezeki dan hasil bumi yang melimpah selama ini.

Kepala Seksi Pelayanan Desa Dukuh, Drs. Manon Kusiroto, mengatakan seluruh peserta kirab mengenakan pakaian adat Jawa dan duduk bersila di atas tikar pandan serta karpet yang telah disediakan. Busana adat dipilih agar nuansa budaya Jawa di bulan Suro lebih terasa khidmat dan mendalam.

“Setelah pembacaan doa oleh sesepuh desa, warga bersama perangkat desa melaksanakan kembul bujono ondrowino sebagai bentuk kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi,” terang Manon.

Baca juga : Persik Kediri Kenalkan 30 Pemain untuk Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan seni tari dan pembacaan mocopatan. Di tempat yang sama, digelar pula sarasehan budaya yang menghadirkan budayawan Kediri, Gus Barok, serta Raden Bagus Bimo, S.H., M.Kn., seorang abdi dalem Keraton Yogyakarta.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D