BLITAR, LINGKARWILIS.COM – Ratusan tukang becak di wilayah Kabupaten Blitar tampak sumringah. Di bulan Ramadan ini mereka menerima bantuan becak bertenaga listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Sebanyak 200 unit becak listrik diserahkan kepada para penerima pada Sabtu (7/3/2026). Becak yang memiliki nilai sekitar Rp22 juta per unit tersebut merupakan produksi PT Pindad.
Penyerahan bantuan dipusatkan di Pendapa Sasana Adhi Praja yang berada di kompleks Kantor Bupati Blitar.
Acara penyerahan dihadiri langsung oleh Rijanto dan Beky Herdihansah. Turut hadir pula Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Teguh Arief Indratmoko, serta Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar yang juga Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Ratna Dewi Nirwana Sari.
“Bantuan ini murni dari Presiden Prabowo Subianto. Sebelum menerima bantuan, para penerima sudah menjalani latihan praktik menggunakan atau mengendarai becak listrik,” ujar Teguh Arief Indratmoko.
Ia menjelaskan bahwa bantuan becak listrik tersebut ditujukan khusus bagi tukang becak yang telah lanjut usia namun masih aktif bekerja. Penerima bantuan minimal berusia 55 tahun dan masih mencari nafkah dengan menarik becak.
Menurutnya, becak listrik dinilai sangat membantu para tukang becak yang sudah berusia lanjut. Dengan teknologi listrik, mereka tidak lagi harus mengayuh dengan tenaga besar sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan.
“Presiden Prabowo Subianto memiliki perhatian kepada para tukang becak. Meski usianya sudah lanjut, mereka tetap semangat menjemput rezeki. Dengan becak listrik ini, diharapkan mereka tidak terlalu kelelahan,” jelasnya.
Selain lebih efisien, becak listrik juga dinilai ramah lingkungan. Ia menambahkan bahwa Kabupaten Blitar memiliki jumlah tukang becak yang cukup banyak sehingga bantuan ini diharapkan tepat sasaran.
“Sebelum menerima bantuan, sudah dilakukan pengecekan. Harapannya penerima benar-benar layak mendapatkan bantuan,” tambahnya.
Baca juga :Ronda Sahur Langka di Kota Kediri, Pemuda Manisrenggo Hidupkan Tradisi Lama
Dalam kesempatan tersebut, Teguh Arief juga berpesan agar para penerima memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik dan tidak menjual ataupun mengalihkan kepemilikan becak listrik.
“Harapannya bantuan ini bisa meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus meringankan pekerjaan. Yang penting becak ini jangan dijual, jangan digadaikan, dan jangan dialihkan,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Presiden kepada masyarakat kecil, khususnya para tukang becak yang tetap bekerja keras di usia lanjut.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin





