Sebanyak 267 Insiden Kebakaran Terjadi di Kabupaten Kediri

Sebanyak 267 Insiden Kebakaran Terjadi di Kabupaten KediriPetugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Kediri padamkan kebakaran (ist)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Kediri mencatat selama 2023 telah menangani 267 kebakaran dengan berbagai sebab.

Yang tertinggi adalah kelalaian pemilik rumah disusul konsleting listrik, puntung rokok, gas meletus dan bakar sampah. Puncak terjadi kebakaran di musim kemarau antara Juli-Oktober.

Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri Khaleb Untung Satrio Wibowo mengatakan, petugas Damkar setiap hari bisa tangani hingga tiga kebakaran. Selama 2023 di Kabupaten Kediri hampir setiap hari terjadi kebakaran dengan berbagai sebab.

“Sejauh ini tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang terjadi selama tahun 2023,” jelasnya.

Baca Juga : PJ Wali Kota Kediri Imbau Masyarakat Tidak Buang Sampah Sembarangan, Ini Pesannya

Kelalaian dan konslet listrik sering terjadi. Kelalaian yang dimaksud adalah saat pemilik rumah pergi ketika kompor masih menyala.

“Atau bakar sampah ditinggal pergi tanpa ditunggu dan buang puntung rokok seenaknya tanpa perhitungkan akibatnya. Ini ceroboh harus dihindari dan yang harus dipikirkan adalah pengurangan resiko kebakaran,” tambahnya.

Hendaknya jika ingin pergi, periksa kompor sudah mati atau belum, listrik dimatikan, kipas angin dimatikan dan pastikan rumah aman saat ditinggal pergi. Sehingga kurangi resiko kebakaran.

“Tim Damkar juga tangani kasus evakuasi dan penyelamatan ketika ada laporan masyarakat. Dengan jumlah penanganan mencapai 537 kasus di tahun 2023. Yang terbanyak penanganan dan evakuasi sarang tawon ndas sebanyak 387. Tawon ini jenis berbahaya dan mematikan,, ” lanjutnya.

Kasus yang lain adalah evakuasi nyambik masuk rumah, penangkapan buaya wates, evakuasi kucing, anjing masuk sumur dan banyak penanganan yang sifatnya pengurangan resiko adanya korban jiwa. ***

Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin

Leave a Reply