Serahkan Sertifikat PTSL di Ngadiluwih, Bupati Kediri Mas Dhito : Jangan Sampai Jatuh Ke Rentenir

Serahkan Sertifikat PTSL, Mas Dhito: Jangan Sampai Jatuh Ke RentenirMas Bup Dhito saat sesi penyerahan sertifikat

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta masyarakat penerima sertifikat tanah dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) agar tidak menjaminkan sertifikat untuk pinjaman ke rentenir.

Hal ini disampaikan saat menyerahkan sertifikat tanah kepada ribuan warga di Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngadiluwih pada Kamis, (28/12/2023).

“Disimpan baik-baik, kalaupun harus diagunkan untuk modal usaha ya ke bank umum atau bank daerah Kabupaten Kediri,” pesan Mas Dhito.

baca juga : Warga Kelurahan Gayam yang Terdampak Tol Kediri – Tulungagung Pasang Banner Tolak Nilai Ganti Rugi Tanah

Sementara itu Ragil Panca Yugha, Kades Ngadiluwih Kecamatan Ngadiluwih mengatakan, sebelumnya di Ngadiluwih permohonan sertifikat melalui program PTSL sebanyak 1367, namun kuotanya hanya mendapatkan 1200 dan sudah dibagikan.

“untuk sisa kekurangannya sebanyak 167 akan diajukan pada 2024,” katanya.   Bahkan, kata Ragil Panca Yugha, pada 2024 tanah yang belum terdaftar nantinya juga akan didaftarkan.

“perkiraan sekitar 400 bidang yang belum terdaftar,” tambahnya.

Sementara itu, Juwariyah, salah satu warga Ngadiluwih, penerima sertifikat program PTSL mengaku sangat senang. Harapan memperoleh hak atas tanah berupa sertifikat akhirnya dia peroleh.

Namun dia mengaku belum akan menggunakan sertifikat tanah miliknya sebagai agunan pinjaman di bank.

“belum ada rencana untuk pinjam uang mas, yang penting saya sudah pegang sertifikat, sudah ayem,* ujar perempuan paruh baya ini dengan mata berbinar.***

Reporter : Agus Sulistyo Budi

Editor : Hadiyin

Leave a Reply