LINGKARWILIS.COM β Daging kurban yang dibagikan saat Idul Adha sering kali datang dalam jumlah besar, sehingga tidak bisa langsung dimasak seluruhnya. Untuk itu, penyimpanan yang benar di lemari es menjadi kunci agar kualitas dan kesegaran daging tetap terjaga.
Dilansir dari berbagai sumber, berikut panduan menyimpan daging kurban secara aman di kulkas agar tidak cepat rusak:
1. Atur Suhu Kulkas dengan Tepat
Pastikan suhu lemari es berada pada kisaran 0 hingga 4 derajat Celcius. Suhu ini efektif memperlambat pertumbuhan bakteri yang bisa merusak daging. Pemeriksaan berkala terhadap suhu kulkas sangat penting, terutama saat intensitas penyimpanan meningkat.
Jika daging tidak segera dimasak, simpanlah di kulkas sesegera mungkin. Menunda penyimpanan berisiko mempercepat kontaminasi bakteri.
2. Gunakan Wadah Kedap Udara
Simpan daging dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah aroma bercampur dan kontaminasi dengan bahan makanan lain. Wadah seperti thinwall berpenutup rapat atau kantong plastik khusus penyimpanan bisa digunakan. Kemasan vakum juga menjadi pilihan ideal karena mampu menghambat paparan udara secara maksimal.
Tempatkan daging pada bagian bawah kulkas (chiller) atau di ruang tertutup agar tidak menetes ke bahan makanan lain.
3. Ketahui Batas Waktu Penyimpanan
Daging mentah umumnya bisa bertahan 1β2 hari dalam kulkas, sedangkan yang sudah dimasak dapat disimpan selama 3β4 hari. Untuk penyimpanan lebih lama, sebaiknya daging dibekukan di dalam freezer.
Sebelum dikonsumsi, periksa warna, bau, dan teksturnya. Jika muncul aroma tidak sedap, perubahan warna menjadi abu-abu kehijauan, atau tekstur berlendir, daging sebaiknya tidak dimakan.
Tambahan: Simpan dalam Porsi Sekali Masak
Jika hendak membekukan daging, pisahkan ke dalam porsi-porsi kecil sesuai kebutuhan memasak. Cara ini mencegah daging harus dicairkan seluruhnya saat hanya membutuhkan sebagian, yang berpotensi menurunkan kualitas sisanya.
Dengan penyimpanan yang benar, daging kurban bisa tetap segar, aman dikonsumsi, dan tidak terbuang sia-sia.***
Reporter : Rafika Pungki
Editor : Hadiyin





