KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Program Pendidikan Terapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Prodistik) dari SMAN 4 Kediri memasuki fase praktik lapangan dengan menggandeng Kelurahan Pakunden sebagai mitra pelaksana. Kegiatan ini menjadi ajang penerapan langsung ilmu TIK oleh siswa kelas 12 di lingkungan pemerintahan, Senin (23/6/2025).
Plt Lurah Pakunden, Taufiq Yusuf, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara institusi pendidikan dan pemerintahan. Ia menilai program ini sejalan dengan kebutuhan transformasi digital dalam pelayanan publik.
“Alhamdulillah, kami merasa terhormat bisa menjadi lokasi pelaksanaan Prodistik. Para siswa belajar banyak hal mulai dari Microsoft Excel, Word, hingga pembuatan video. Ini adalah bekal penting menghadapi dunia kerja di era digital,” ungkap Taufiq.
Baca juga : Pojok Baca Digital di RSUD SLG Kabupaten Kediri Ramai Dikunjungi, Minat Literasi Warga Kediri Meningkat
Taufiq juga menginformasikan bahwa sejak akhir Mei, Kelurahan Pakunden telah menjalankan layanan kependudukan berbasis teknologi. Masyarakat kini bisa mencetak sendiri dokumen seperti Kartu Keluarga, akta kelahiran, akta kematian, hingga surat pindah langsung di kantor kelurahan.
Salah satu peserta Prodistik, Natasya, mengungkapkan pengalaman berkesannya. Ia bersama rekan-rekannya membuat video profil kelurahan dan menyusun laporan akhir dari hasil observasi mereka.
“Pelayanannya bagus, fasilitas lengkap, dan bangunannya dua lantai. Kami merasa terbantu karena semua staf informatif dan mendukung proses belajar kami,” tutur Natasya.
Berdasarkan data Kelurahan Pakunden, wilayah ini dihuni oleh 6.892 jiwa, tersebar di 42 RT dan 7 RW, dengan luas total mencapai 99,1 hektar.
Baca juga : Blitar Park, Alternatif Wisata Keluarga dengan 28 Wahana Seru di Garum Blitar
Taufiq berharap, kolaborasi seperti ini bisa menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lain. “Prodistik dari SMAN 4 Kediri ini semoga bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain. Anak-anak perlu dilatih agar mandiri, siap, dan percaya diri dalam berbagai kondisi,” tandasnya.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin





