Batu, LINGKARWILIS.COM – Suasana sejumlah ruas jalan di Kota Batu mulai berubah seiring bermekarannya bunga tabebuya. Pohon yang selama ini menjadi salah satu penghias kota tersebut kini menampilkan bunga warna-warni yang menghadirkan pemandangan menarik, sekilas menyerupai suasana jalan di Jepang.
Ketika bunga memenuhi ranting-ranting pohon, panorama di beberapa kawasan Kota Batu terlihat semakin semarak. Deretan tabebuya yang bermekaran juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga maupun wisatawan yang ingin mengabadikan momen tersebut.
Salah satu kawasan yang dikenal memiliki deretan pohon tabebuya adalah Desa Pendem, Kecamatan Junrejo. Pohon-pohon tabebuya yang tumbuh di sepanjang Jalan Indragiri bahkan menjadi bagian dari potensi wisata tematik yang dikembangkan desa tersebut.
Tabebuya yang tumbuh di Kota Batu tidak hanya menghasilkan bunga berwarna kuning. Sejumlah pohon juga memiliki bunga berwarna putih, merah muda hingga ungu. Perpaduan warna tersebut semakin memperkuat suasana hijau dan panorama khas kota wisata.
Baca juga : Mediasi Polemik Warga Jalan Bromo Kota Batu Buntu, Kuasa Hukum Klaim Pemilik Lahan Tak Hadir
Saat musim berbunga tiba, warga maupun wisatawan kerap memanfaatkan momen tersebut untuk berswafoto. Bunga yang bermekaran hampir bersamaan membuat sejumlah ruas jalan terlihat lebih menarik dan fotogenik.
Kawasan Pendem sebelumnya juga pernah menjadi lokasi Festival Tabebuya. Kegiatan tersebut menggabungkan berbagai unsur, mulai dari pariwisata, lingkungan dan edukasi hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Namun, keindahan tabebuya ini tidak berlangsung lama. Masa mekarnya bunga relatif singkat sehingga warga maupun wisatawan perlu memanfaatkan momen ketika bunga sedang berada pada kondisi terbaiknya.
Setelah beberapa waktu, kelopak bunga akan mulai berguguran dan pemandangan warna-warni tersebut perlahan kembali seperti semula.***
Reporter: Arief Juli Prabowo
Editor : Hadiyin





