Kediri, LINGKARWILIS.COM — Unit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota terus mendalami peristiwa kecelakaan lalu lintas beruntun yang terjadi di Simpang Empat Muning, Jalan Semeru, Kecamatan Mojoroto. Sejumlah langkah penyelidikan dilakukan, mulai dari pemeriksaan saksi, pengemudi Bus Harapan Jaya, hingga penelusuran rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota, Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman, menyampaikan bahwa hingga saat ini proses masih berada pada tahap penyelidikan. Keterangan para saksi serta bukti visual dari CCTV akan dicocokkan dengan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Sampai sekarang belum ada penetapan tersangka. Hari Senin nanti akan kami gelar perkara untuk menaikkan status dari penyelidikan ke penyidikan,” jelasnya, Sabtu (24/1/2026).
Baca juga : Dorong Profesionalisme ASN, Pemkot Kediri Terapkan Kenaikan Pangkat hingga 12 Periode per Tahun
Selain memeriksa saksi di lokasi, penyidik juga telah memintai keterangan sopir, kondektur, dan kernet Bus Harapan Jaya yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Polisi juga berencana meminta keterangan dari para korban, meskipun sebagian masih mengalami trauma pascakejadian.
Diketahui, sebanyak 11 orang sempat menjalani perawatan medis akibat insiden tersebut, termasuk sopir bus. Namun seluruh korban telah dipulangkan dan saat ini menjalani rawat jalan.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Semua korban sudah dipulangkan kemarin malam,” ujar Ipda Andi Anang.
Sebagai bagian dari proses penyelidikan, polisi juga melakukan tes urine terhadap sopir bus berinisial TH (43) untuk memastikan apakah yang bersangkutan berada di bawah pengaruh narkotika atau zat terlarang lainnya saat kejadian.
“Malam ini kami lakukan tes urine terhadap sopir bus dengan bantuan RS Bhayangkara Kediri,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sopir bus sempat mengalami trauma pascakecelakaan. Bahkan, sopir tersebut nyaris menjadi sasaran amuk massa, sebelum akhirnya diamankan petugas dan dibawa ke Mako Satlantas. Sopir juga sempat mendapatkan perawatan medis akibat serpihan kaca yang melukai pipi kanan.
Baca juga : Dishub Kabupaten Kediri Bidik PAD Retribusi Parkir 2026 Tembus Rp19,1 Miliar
“Situasi sempat memanas, namun anggota di lokasi bergerak cepat mengamankan sopir dan membawanya ke Satlantas,” ungkapnya.
Sebagai informasi, kecelakaan beruntun tersebut terjadi pada Jumat (23/1/2026) sore dan melibatkan satu unit bus Harapan Jaya, sebuah mobil, serta beberapa sepeda motor. Hingga kini, kepolisian masih terus mendalami penyebab pasti insiden tersebut.***
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor : Hadiyin





