Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri, Iptu Budi Winariyanto, membenarkan insiden kecelakaan tersebut yang melibatkan dua pengendara motor. Kendaraan pertama adalah Honda Scoopy dengan nomor polisi AG 3608 EBJ yang dikendarai oleh Ryan Anhar (22), warga Desa Nyawangan, Kecamatan Kras. Kendaraan kedua adalah Honda Scoopy dengan nomor polisi AG 3984 UX yang dikendarai oleh Siti Komariyah (27), warga Kelurahan Lirboyo, Kecamatan Mojoroto. Pada saat kejadian, Siti membonceng Arinil (18) asal Desa Badal Pandean, Kecamatan Ngadiluwih.
“Kronologinya, pengendara Honda Scoopy nopol AG 3608 EBJ melaju dari selatan menuju utara. Sedangkan, Honda Scoopy AG 3984 UX melaju dari arah sebaliknya,” ujar Iptu Budi, Kamis (11/7/2024).
Iptu Budi melanjutkan, motor yang dikendarai oleh Ryan Anhar hendak berbelok ke arah barat ketika sampai di lokasi kejadian di Jalan Raya Desa Wonorejo, Kecamatan Ngadiluwih. Karena jarak sudah dekat, kecelakaan tidak dapat dihindarkan. Akibat peristiwa itu, kedua pengendara dan satu pembonceng terjatuh dan mengalami luka-luka.
Warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut segera melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian.
“Ketiga korban kami evakuasi ke RS Gambiran Kota Kediri untuk perawatan lebih lanjut,” katanya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban Arinil meninggal dunia di rumah sakit. Sedangkan, Ryan Anhar mengalami luka lebam pada pelipis dan mata kanan, dan Siti Komariyah mengalami patah tulang tangan sebelah kiri. Pihak kepolisian juga melakukan olah TKP dengan memintai keterangan dari saksi dan korban terkait kejadian tersebut.
Menurut Iptu Budi, kondisi kedua kendaraan bermotor mengalami kerusakan akibat kecelakaan tersebut.
“Saat ini, kedua kendaraan terlibat kecelakaan kami amankan sebagai barang bukti kecelakaan lalu lintas,” ungkap Iptu Budi Winariyanto.***
Reporter: Rusdiyanto





