Tim BPKW XI Trowulan Akan Teliti Arca Siwa Catur Muka di Desa Gayam

Tim BPKW XI Trowulan Akan Teliti Arca Siwa Catur Muka di Desa Gayam
Eko Priatno Kepala Bidang (kabid) Musium dan Purbakala (Muskala) Disparbud Kabupaten Kediri (bakti)

KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Temuan arca diduga peninggalan sejarah berupa Arca Siwa Catur Muka yang kini diamankan di ruang khusus Balai Desa Gayam, Kecamatan Gurah, segera diteliti oleh Tim Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI (BPKW XI) dari Trowulan, Mojokerto.

Arca yang memiliki empat wajah tersebut diduga berasal dari periode abad IX–X, era Kerajaan Kahuripan. Penelitian lanjutan dijadwalkan berlangsung minggu ini guna memastikan keaslian dan konteks sejarah dari benda diduga cagar budaya (BDCB) tersebut.

Eko Priatno, Kepala Bidang Museum dan Purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu kedatangan tim ahli dari BPKW XI.

Baca juga : Bus Wisata Gratis, Cara Pemkab Kediri Promosikan Destinasi Unggulan

“Kami masih menunggu tim dari Trowulan untuk melakukan kajian. Jika sudah dipastikan sebagai BDCB, maka langkah selanjutnya adalah pengamanan dan perawatan. Idealnya, arca ini bisa disimpan di museum sebagai bagian dari koleksi arkeologis daerah,” jelas Eko, mewakili Plt Kepala Disparbud, Mustika Prayitno.

Eko juga menambahkan bahwa pola perawatan akan berbeda jika arca tetap disimpan di luar museum. Ia menekankan pentingnya penanganan profesional agar kelestarian benda sejarah tersebut dapat terjaga.

Terkait kemungkinan hubungan temuan arca ini dengan situs lain di sekitar Desa Gayam, Eko menuturkan hal tersebut menjadi bagian dari kajian teknis tim BPKW XI.

Baca juga : Pemkab Kediri Fasilitasi Ekspresi Bakat Lansia Lewat Festival Kreatif

“Kami menunggu hasil kajian lanjutan. Bisa jadi, temuan ini berkaitan dengan situs lain yang lebih luas di kawasan tersebut,” pungkasnya.

Langkah penelitian ini menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian warisan budaya dan sejarah di wilayah Kabupaten Kediri.***

Reporter : Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ayahqqklik66klik66klik66ayahqqlonteqqklik66ayahqqhalubet76klik66klik66klik66klik66https://lingkarwilis.com/mail/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/https://dellacortevanvitelli.edu.it/argomento/albo-sindacale/https://www.medicallifesciences.org.uk/ckfiles/bandarqq/index.htmlhttps://kampungdigital.id/wp-includes/js/pkv-games/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/bandarqq/https://kampungdigital.id/wp-includes/js/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/about/dominoqq/https://youthspaceinnovation.com/wp-includes/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/pkv/https://dutapendidikan.id/.private/bandarqq/https://dutapendidikan.id/.private/dominoqq/https://ramanhospital.in/js/pkv-games/https://ramanhospital.in/js/bandarqq/https://ramanhospital.in/js/dominoqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/pkv-games/https://sunatrokifun.com/wp-includes/bandarqq/https://sunatrokifun.com/wp-includes/dominoqq/https://inl.co.id/themes/pkvgames/https://inl.co.id/themes/bandarqq/https://inl.co.id/themes/dominoqq/https://vyrclothing.com/https://umbi.edu/visit/https://newtonindonesia.co.id/pkv-games/https://newtonindonesia.co.id/bandarqq/https://newtonindonesia.co.id/dominoqq/https://dkpbuteng.com/dock/pkv-games/https://dkpbuteng.com/dock/bandarqq/https://dkpbuteng.com/dock/dominoqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/pkv/https://tamanzakat.org/wp-includes/bandarqq/https://tamanzakat.org/wp-includes/dominoqq/https://rsiaadina.com/rs/pkv-games/https://rsiaadina.com/rs/bandarqq/https://rsiaadina.com/rs/dominoqq/https://cheersport.at/doc/pkv-games/SLOT4DSLOT4D