Lamongan, LINGKARWILIS.COM – Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Lamongan resmi menetapkan Ujik Silvian Efendi sebagai Ketua DPD Golkar periode 2025–2030 melalui proses aklamasi. Ujik menjadi satu-satunya calon yang mendaftarkan diri dan berhasil mengantongi dukungan penuh dari 32 suara sah, yang terdiri dari perwakilan pengurus kecamatan, organisasi sayap, dewan pertimbangan, serta unsur DPD dan DPD provinsi.
Dalam sambutannya usai terpilih, Ujik menyatakan komitmennya memperkuat struktur partai hingga ke tingkat bawah. “Ini bukan hanya soal jabatan, tapi kepercayaan besar yang harus dijalankan dengan serius. Kami akan fokus pada konsolidasi internal dan pembinaan kader dari desa,” ujarnya, Kamis (7/8/2025).
Adik dari Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, itu menilai Musda kali ini menjadi titik tolak penting dalam menetapkan arah politik partai ke depan. Ia pun akan segera menyusun struktur kepengurusan yang inklusif dan menyusun agenda kerja yang fokus pada penguatan organisasi serta konsolidasi menyeluruh.
“Kami segera tancap gas mempersiapkan Pemilu Legislatif dan Pilkada lima tahun ke depan, sambil memperkuat peran strategis partai dalam pembangunan daerah,” imbuhnya.
Baca juga : Dorong Transparansi, Kejari Kabupaten Kediri dan Kemendes Kenalkan Aplikasi Jaga Desa
Di sisi lain, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, dalam pembukaan Musda menegaskan pentingnya regenerasi dalam tubuh partai. Ia mendorong agar komposisi pengurus baru minimal 60 persen berasal dari kalangan muda.
“Regenerasi harus jadi prioritas. Saya rekomendasikan agar mayoritas pengurus adalah generasi muda,” ucap Ali.
Ali menambahkan, partisipasi anak muda sangat penting dalam melahirkan calon pemimpin yang mampu menjawab tantangan zaman. Untuk itu, Golkar telah menyiapkan program pendidikan calon kepala daerah sebagai bentuk pembinaan kader potensial.
“Kami berikan pelatihan yang serius agar mereka siap tampil sebagai pemimpin,” tandasnya.
Baca juga : Pelaku Usaha di Kediri Minta Penjelasan Terkait Kewajiban Bayar Royalti Lagu
Ia juga menekankan pentingnya loyalitas dalam struktur partai. “Tidak boleh ada tempat bagi kader yang tidak loyal. Yang tidak taat harus dikeluarkan dari kepengurusan,” tegasnya.
Ali Mufthi turut mendorong agar DPD Golkar Lamongan aktif bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan guna mendorong pembangunan daerah sesuai dengan semangat “karya kekaryaan” yang menjadi landasan partai.
“Golkar harus berperan dalam pembangunan, meskipun ada dinamika politik, namun tetap dalam koridor kebijakan partai,” pesannya.***
Reporter: Suprapto
Editor : Hadiyin





