Trenggalek, LINGKARWILIS.COM – Belasan rumah dilaporkan mengalami kerusakan dan satu jembatan putus akibat bencana yang melanda Kabupaten Trenggalek pada 19-20 Oktober 2024, berdasarkan data dari BPBD Trenggalek.
Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Admono, menyampaikan bahwa bencana tersebut terjadi di berbagai wilayah kabupaten.
Pada Sabtu (19/10), tanah longsor terjadi di RT 20/RW 06 Desa Dukuh, Kecamatan Watulimo, yang menyebabkan tembok rumah seorang warga jebol sekitar pukul 23.30 WIB. Keesokan harinya, longsor juga terjadi di RT 17/RW 06 Desa Sawahan pada pukul 23.30 WIB, yang mengakibatkan dua rumah warga mengalami kerusakan dengan perkiraan kerugian sekitar Rp 3 juta.
Di Kecamatan Pule, dua rumah warga di Dusun Gading Desa Jombok dan Desa Pule juga rusak akibat longsor. Sementara itu, di Desa Bangun, Kecamatan Munjungan, dinding 11 rumah warga jebol karena longsor.
Baca juga : Sebanyak 28 Lokasi akan Dijadikan Tempat Test Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Kabupaten Kediri
Selain itu, sebuah jembatan sepanjang 25 meter dengan lebar 3 meter di RT 07/RW 01 Dusun Janti Tawing Krajan, Desa Tawing, terputus akibat luapan debit air dari Sungai Silokondo.
Petugas gabungan telah dikerahkan untuk menanggulangi dampak bencana, seperti pembersihan material longsor. Triadi menyebut belum ada laporan korban jiwa akibat peristiwa ini.
Namun, ia mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, terutama di daerah dataran tinggi yang rentan terhadap longsor, serta untuk memantau informasi cuaca secara berkala.
Sebelumnya, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi melanda beberapa wilayah di Trenggalek dari Sabtu hingga Minggu, yang memicu terjadinya sejumlah bencana alam.***
Reporter: Angga Prasetya
Editor: Hadiyin





