KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Keputusan Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri mengganti seremoni wisuda untuk jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP dengan Festival Pelepasan Pelajar Kediri Berbudaya mendapatkan dukungan penuh dari Wakil Bupati Dewi Maria Ulfa.
Menurutnya, langkah ini tidak hanya meringankan beban biaya bagi siswa dan orang tua, tetapi juga memberikan dampak sosial yang lebih luas.
Mbak Dewi menilai kegiatan ini sebagai alternatif yang lebih bermanfaat, karena memupuk kepedulian siswa terhadap lingkungan sekolah dan masyarakat. Festival ini melibatkan aktivitas sosial dan pemberdayaan, sehingga memberikan pengalaman yang lebih bermakna bagi peserta.
Baca juga : Pembahasan Raperda Kawasan Tanpa Rokok di Kediri Masuki Tahap Kedua
“Saya sangat mendukung inisiatif ini. Selain menghemat biaya yang biasanya dikeluarkan untuk wisuda, kegiatan ini punya nilai sosial yang tinggi. Siswa didorong untuk membantu sesama dan ikut serta dalam kegiatan sosial yang nyata, bahkan mendapat penilaian dan penghargaan atas kontribusi mereka,” ujar Mbak Dewi.
Ia juga menyoroti sisi kreatif dari festival yang menghadirkan pertunjukan seni, dukungan sponsor, hingga keterlibatan alumni. Penilaian dilakukan secara menyeluruh mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan oleh tim juri yang langsung datang ke lokasi.
“Yang paling saya apresiasi adalah semangat gotong royong siswa untuk membantu adik-adik kelas yang berasal dari keluarga kurang mampu. Ini bisa menjadi upaya konkret untuk menekan angka anak putus sekolah,” pungkasnya.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





