Kediri, LINGKARWILIS.COM – Angin puting beliung menerjang Dusun Besowo Timur, Desa Besowo, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Minggu (21/9/2025) sore. Peristiwa itu merusak puluhan rumah warga, terutama di bagian atap dan genteng.
Ketika angin kencang melanda, warga bergegas keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Usai reda dan disusul hujan deras, mereka langsung memeriksa kondisi rumah masing-masing serta lingkungan sekitar.
Berdasarkan pendataan, sebanyak 49 rumah mengalami kerusakan ringan. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Keesokan harinya, Senin (22/9/2025), warga Besowo Timur bahu-membahu memperbaiki rumah yang terdampak. Proses perbaikan dilakukan secara gotong royong bersama aparat TNI, Polri, perangkat desa, serta relawan. Mereka membersihkan puing-puing genteng dan asbes dengan peralatan sederhana, mulai dari sapu, palu, hingga gergaji.
Baca juga : Polres Kediri Kota Gelar Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim dalam Rangka HUT ke-70 Lalu Lintas, Ini Infonya
Lilis (40), salah satu warga, mengisahkan momen mencekam saat angin datang sekitar pukul 15.30 WIB. Ia sempat berlari ke teras rumah untuk menyelamatkan diri. “Tiba-tiba terdengar suara brak, ternyata genteng di belakang rumah roboh. Anginnya sangat kencang hampir setengah jam, lalu turun hujan deras,” ujarnya.
Rumah Lilis ikut mengalami kerusakan. Namun, bantuan warga membuatnya merasa lega. “Sejak pagi banyak tetangga datang membantu memperbaiki rumah saya, padahal rumah mereka juga rusak,” tuturnya.
Hal serupa juga dilakukan Heru dan Sulastri, warga yang ikut memperbaiki rumah tetangga. Menurut mereka, gotong royong menjadi cara paling efektif untuk bangkit pascabencana. “Kita tidak bisa hanya menunggu bantuan, harus bergerak bersama,” kata Heru.***
Reporter : Rizky Rusydianto
Editor : Hadiyin





