Kediri, LINGKARWILIS.COM – Sebuah warung sederhana di Desa Kranggan, RT 1 RW 1, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, menjadi buah bibir warga. Warung milik Azizah ini menyajikan menu nasi pecel dan tumpang dengan harga hanya Rp 3.000 per porsi.
Meski hidangannya terbilang biasa, warung ini menarik perhatian karena menerapkan sistem nomor antrean seperti di ruang praktik dokter. “Awalnya hanya ikut-ikutan tren, tapi ternyata justru ramai. Saya buka sejak November 2024,” kata Azizah saat ditemui di warungnya, Minggu (22/6/2025).
Warung Azizah buka dua sesi, pagi dan sore, dengan omzet harian mencapai Rp 800 ribu hingga Rp 1 juta. Pembeli silih berganti berdatangan dan rela antre sejak pagi demi mencicipi sajian sederhana dengan harga merakyat tersebut.
Baca juga : Pertontonkan Alat Vital di Kawasan SLG Kediri, Warga Burengan, Kota Kediri, Ditangkap Polisi
Salah satu pembeli, Susianti, mengaku senang berkunjung ke warung itu meski harus bersabar menunggu. “Harganya ramah di kantong, antreannya juga unik, serasa antre ke dokter. Pecelnya sih biasa, tapi suasananya yang beda,” ujarnya sembari tersenyum.
Fenomena ini menunjukkan bahwa inovasi kecil dan konsistensi pelayanan bisa menghadirkan peluang usaha yang menjanjikan, bahkan dari ide sederhana yang berawal dari iseng.***
Reporter: Agus Sulistyo Budi
Editor: Hadiyin



