Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Masyarakat Kabupaten Nganjuk, khususnya perempuan, diimbau meningkatkan kewaspadaan menyusul maraknya dugaan aksi pelecehan seksual jalanan atau yang dikenal sebagai begal payudara di sejumlah wilayah.
Kasus ini mencuat setelah akun TikTok @nganjuk.undercover mengunggah tangkapan layar pesan dari seorang korban pada Kamis (12/2). Dalam pesan tersebut, korban mengaku mengalami pelecehan saat berada di wilayah Kecamatan Pace.
Pengakuan itu memicu respons luas dari warganet. Di kolom komentar, sejumlah akun lain turut membagikan pengalaman serupa yang terjadi di beberapa kecamatan, seperti Berbek, Baron, Prambon, hingga Sukomoro.
Salah satu akun menceritakan dirinya sempat dikejar pelaku dari wilayah Berbek hingga Kuncir. Korban mengaku berhasil lolos setelah menendang sepeda motor pelaku hingga terjatuh.
Baca juga : Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo, Pemkab Kediri Galakkan Gerakan Budaya Bersih
Aksi tersebut disebut tidak hanya terjadi pada malam hari, tetapi juga sore hari saat kondisi hujan. Sejumlah warganet turut membagikan ciri-ciri terduga pelaku, di antaranya menggunakan sepeda motor matic warna merah, helm merek INK, jaket hitam, serta ada pula yang menyebut pelaku mengenakan jas hujan biru.
Menanggapi keresahan yang berkembang di media sosial, Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Fajar Kurniadi, menyatakan pihaknya akan menelusuri laporan yang masuk melalui pusat layanan kepolisian.
“Izin saya cek dulu di laporan 110,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (13/2).
Ia juga mengimbau masyarakat yang mengalami atau mengetahui kejadian serupa agar segera membuat laporan resmi. Hal tersebut diperlukan sebagai dasar bagi kepolisian untuk melakukan penindakan dan langkah hukum lebih lanjut.
Selain itu, personel patroli akan diarahkan untuk meningkatkan pengawasan, terutama dengan memperhatikan ciri-ciri terduga pelaku yang telah beredar di media sosial.
Baca juga : Disdagin Kabupaten Kediri Pastikan Stok Gas 3 Kg Aman Jelang Imlek hingga Lebaran
Hingga berita ini ditayangkan, unggahan terkait kasus tersebut telah memperoleh lebih dari 9.000 tanda suka dan ratusan komentar.
Masyarakat, khususnya perempuan yang beraktivitas pada malam hari, diimbau untuk tetap waspada, menghindari ruas jalan sepi dan minim penerangan, serta segera melapor apabila mengalami atau menyaksikan tindak pelecehan.***
Reporter: Inna Dewi Fatimah
Editor : Hadiyin





