LINGKARWILIS.COM – Empat orang warga Kampung Daringo, Desa Pangulah Selatan, Kabupaten Karawang, Jawa Barat tersambar Kereta Api Fajar Utama.
Pristiwa mengerikan itu terjadi pada Minggu (22/9) pukul 07.00 WIB, keempat korban tewas di tempat akibat luka parah setelah ditabrak Kereta Api Fajar Utama jurusan Cirebon – Jakarta.
Sebelum tersambar Kereta Api Fajar Utama, salah satu korban sempat mengabadikan momennya ketika berada di sekitar rel dan kini video tersebut viral di media sosial.
Video detik-detik empat korban tersambar kereta api diunggah kembali akun Creepy & Disturbing Indonesia di media sosial X.
Toko Oishii Frozen Food di Jombang Jadi Sasaran Perampokan Bersenjata, Uang Rp 7,8 Juta Raib
Pada video berdurasi 59 detik itu, memperlihatkan keempat korban berada di sekitar rel yang menyambut kedatangan kereta api di seberangnya dengan bahagia.
Namun, tidak lama kemudian Kereta Api Fajar Utama melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Cirebon menuju Jakarta.
Beberapa korban yang fokus melihat kereta di seberang tidak sempat menyelamatkan diri sehingga tersambar kereta api.
Sementara salah satu korban dewasa, Sahaman (65), berusaha menyelamatkan kedua anak tetapi akhirnya ikut menjadi korban dalam insiden mengerikan ini.
Menurut kesaksian salah satu warga yang berada di sekitar rel, kejadian tragis ini terjadi saat korban sedang bermain di rel kereta usai berolahraga.
Salah satu korban, seorang anak kecil ditemukan tewas dengan tersangkut di badan kereta terbawa hingga daerah Stasiun Tanjungrasa, Subang.
Tim identifikasi dari Polres Karawang langsung mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Karawang untuk menjalani autopsi.
Sementara Jenazah Ted Alfarizi yang sempat tersangkut di badan kereta api dan terbawa hingga Subang telah dievakuasi.
Warga yang tewas diantaranya dua orang dewasa dan dua orang anak yakni Anita Andini(37), Muhamad Alikhasan(7), Ted Alfarizi(7), dan Sahaman(65).
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya


