Kediri, LINGKARWILIS.COM – Seekor burung Elang Bido, satwa langka yang dilindungi, ditemukan oleh warga di area persawahan Desa Parang, Kecamatan Banyakan, Minggu (8/12) petang. Burung ini ditemukan dalam kondisi terluka parah, lemah, dan kesulitan makan. Diduga Elang tersebut baru saja terlibat dalam pertarungan.
Warga yang menemukan burung tersebut segera menyerahkannya kepada Kamid, Kepala Dusun Kajar, Desa Kalipang, Kecamatan Grogol. Kamid, yang dikenal memiliki pengalaman dalam menangani hewan liar, segera mengamankan Elang tersebut untuk perawatan awal sebelum menyerahkannya kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kediri.
Menurut Kamid, burung predator ini akan diserahkan kepada BKSDA Kediri pada Senin (9/12) untuk mendapatkan perawatan dan pemeliharaan lebih lanjut.
“Elang ini termasuk spesies yang langka. Setelah beberapa tahun tidak terlihat, keberadaannya baru diketahui tahun ini. Dugaan kami, habitatnya terganggu sehingga memaksa burung ini turun dan bertarung untuk memperebutkan wilayah,” jelasnya.
Saat ditemukan, Elang Bido dalam kondisi kelaparan dan diberikan makanan seperti ikan lele, wader, serta kepiting. Dengan karakteristik sebagai pemakan daging, Elang ini dikenal agresif dan memiliki cakar serta paruh tajam yang mampu melukai mangsanya.
Secara fisik, Elang Bido memiliki tinggi sekitar 50 cm dengan bentang sayap mencapai 1 meter. Satwa ini dikenal sebagai predator yang mendominasi wilayahnya. “Cakar dan paruhnya yang tajam menjadi senjata utama untuk melumpuhkan mangsa atau lawannya,” tambah Kamid.
Baca juga : Patroli Skala Besar, Polisi Temukan Puluhan Pendekar Silat di Kediri
Langkah penyelamatan ini diharapkan dapat membantu Elang Bido kembali pulih dan, jika memungkinkan, dilepaskan ke habitatnya yang lebih aman. Petugas BKSDA Kediri juga terus memantau potensi gangguan terhadap habitat burung langka ini demi melindungi kelestariannya.***
Reporter: Bakarudin
Editor: Hadiyin





