LINGKARWILIS.COM – Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Batu masih menjadi tantangan besar yang tak terlepas dari tingkat kesadaran masyarakat.
Meskipun Kota Batu memiliki potensi untuk menjadi contoh baik dalam hal kebersihan lingkungan, rendahnya kesadaran sebagian warga terus menjadi hambatan utama.
Pemerintah Kota Batu, melalui berbagai langkah, telah berusaha maksimal menangani permasalahan ini, namun perilaku masyarakat yang cenderung membuang sampah sembarangan masih sering terjadi.
Pemerintah kerap bergerak cepat membersihkan tumpukan sampah di berbagai lokasi. Namun, meski upaya ini dilakukan secara rutin, perilaku warga yang membuang sampah di pinggir jalan dan sungai tetap menjadi pemandangan yang memprihatinkan.
Diduga Mencuri! Seorang Pria Kena Amukan Warga di Batu Hingga Motor Dibakar
Salah satu lokasi yang menunjukkan dampak dari perilaku ini adalah area Jembatan Brantas, di mana sampah sering kali tersangkut di fasilitas sekitar.
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, merasa prihatin dengan kondisi ini. Menurutnya, permasalahan sampah bukan hanya tugas pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif masyarakat. Ia menyoroti pentingnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak di lingkungan terkecil, seperti membedakan sampah basah dan kering. Jika langkah ini dilakukan, pengelolaan sampah akan lebih efektif.
Berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Batu, seperti memaksimalkan pengelolaan sampah di TPA Tlekung dengan menambah jam kerja serta mengoperasikan mesin incinerator untuk mengurangi volume sampah.
Pj. Walikota Batu Apresiasi Penetapan Tersangka Baru dalam Kasus Kecelakaan Bus Pariwisata Skahindra
Namun, Aries menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak dapat dicapai tanpa keterlibatan masyarakat. Kesadaran kolektif dan kerja sama antara pemerintah dan warga menjadi kunci utama untuk menyelesaikan persoalan ini secara menyeluruh.
Sebagai upaya bersama, masyarakat Kota Batu diharapkan dapat meningkatkan rasa peduli terhadap lingkungan dengan mengubah perilaku membuang sampah sembarangan. Dengan demikian, harapan menjadikan Kota Batu sebagai kota wisata yang bersih dan nyaman dapat terwujud.
Reporter : Arief Juli Prabowo
Penulis: Shadinta Aulia Sanjaya





