LINGKARWILIS.COM – Rochmat Tri Hartanto alias Antok (32). tersangka pembunuhan dan mutilasi janda asal Blitar dikenal warga sebagai sosok yang tertutup di lingkungannya.
Warga Desa Gombang, Kecamatan Pakel, Tulungagung menyebut Antok jarang berinteraksi dengan warga sekitar sehingga hanya sedikit yang mengenalnya.
Kepala Desa Gombang, Frejun Gintano mengaku terkejut ketika mendengar kabar bahwa pria tersebut diduga sebagai pelaku pembunuhan mutilasi di Ngawi terhadap Uswatun Khasanah (29), warga Blitar.
“Iya benar itu (Antok) merupakan warga Desa Gombang Pakel, tetapi baik saya maupun sebagian warga lainnya kurang mengenal dia karena memang jarang bersosialisasi,” kata Frejun Gintano, Rabu (29/1/2025).
Bagian Kepala dan Kaki Uswatun Khasanah Dimakamkan, Keluarga Akhirnya Tenang
Menurut Frejun, Antok lebih banyak menghabiskan waktu di luar desa karena pekerjaannya. Ia juga tidak aktif dalam kegiatan desa dan sering pulang larut malam.
Selain dugaan pembunuhan, Antok disebut-sebut memiliki rekam jejak buruk. Berdasarkan informasi yang diperoleh Lingkarwilis, ia juga merupakan ketua ranting salah satu perguruan pencak silat di Tulungagung serta diduga terlibat dalam bisnis jual beli mobil bodong.
Polda Jawa Timur mengungkap bahwa Antok dan korban tidak memiliki hubungan pernikahan. Antok sendiri diketahui telah berkeluarga dan memiliki anak. Motif pembunuhan diduga dipicu rasa sakit hati, lantaran korban kerap membawa pria lain ke kosnya.
Warga Gombang menyayangkan keterlibatan salah satu warganya dalam kasus mutilasi ini “Cukup kami sesalkan, apalagi tersangka merupakan warga kami turut berduga kepada keluarga korban agar diberi ketabahan,” pungkasnya.





