LINGKARWILIS.COM – Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, mengungkapkan bahwa Muhammad Faβiz, korban pembunuhan di hutan Kabuh, Kabupaten Jombang, sebelumnya sempat berkomunikasi dengan salah satu pelaku sebelum peristiwa tragis itu terjadi.
“Akhirnya terungkap identitas korban berasal dari Desa Katerungan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Kemudian, melalui pengembangan dari Kasatreskrim, kami berhasil mengamankan enam tersangka, termasuk beberapa pelaku di bawah umur,” kata Kapolres Ardi dalam pers rilis yang disampaikan pada Jumat (31/1).
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra, menambahkan bahwa informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa korban baru saja tiba dari Lumajang setelah menimba ilmu di pesantren.
Sayangnya, ia justru menjadi korban pembunuhan yang dilakukan oleh enam pelaku, yaitu AS (23) warga Jombang, HM (20) warga Kediri, AR (24) asal Lumajang, serta tiga pelaku di bawah umur, yakni MR (17), RG (18), dan KS (17), yang semuanya berasal dari Jombang.
Identitas Mayat di Hutan Jombang Terungkap, Polisi Menduga 6 Pelaku Sebagai Tersangka
“Peristiwa bermula saat korban berkomunikasi dengan seorang wanita yang merupakan teman pelaku. Korban kemudian bertemu di kos-kosan pelaku dan diajak minum-minuman keras di daerah Trowulan. Setelah terpengaruh alkohol, korban yang diduga melecehkan wanita tersebut,” jelas AKP Margono.
Karena sakit hati, para pelaku berencana untuk merampas barang milik korban, termasuk ponselnya, dan meminta korban untuk menebusnya keesokan harinya.
“Pada hari berikutnya, korban datang untuk mengambil barangnya, namun para pelaku sudah merencanakan aksi kekerasan ini dan berusaha menguasai seluruh barang milik korban,” lanjutnya.
Setelah korban diajak minum lagi, terjadi perkelahian antara korban dan salah satu pelaku. Setelah korban kalah, pelaku mencekiknya dengan sarung hingga pingsan, lalu melanjutkan aksi dengan menganiaya korban menggunakan batu hingga meninggal dunia.
Banjir Terjang 3 Desa di Mojoagung Jombang, Warga Terpaksa Bertahan!
“Setelah memastikan korban tewas, para pelaku bersama temannya menyeret jasadnya dan membuangnya di hutan Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang,” terangnya.
Meski demikian, AKP Margono menyebutkan bahwa otak dari pembunuhan ini berhasil melarikan diri ke Temanggung, namun keenam tersangka lainnya telah diamankan.
“Atas peristiwa ini, para pelaku berhasil diamankan, dan otak dalang pembunuhan ini kabur melarikan diri ke Temanggung,” pungkasnya.
Repoter: Agung Pamungkas





