LINGKARWILIS.COM – Kecelakaan maut di Gerbang Tol Ciawi pada Selasa (4/2/2024) malam membawa duka mendalam untuk semua termasuk keluarga yang ditinggalkan.
Jalan tol yang seharusnya menjadi jalur cepat dan aman bagi pengendara malah kerap menjadi saksi bisu berbagai kecelakaan maut.
Tahukah Anda kecelakaan maut seperti ini sudah sering terjadi di beberapa jalan di Indonesia dari tabrakan beruntun hingga kecelakaan tunggal akibat kelalaian, dan masih banyak lagi.
Dari kecelakaan ini menjadi pengingat penting akan perlunya peningkatan keselamatan berkendara di jalan tol serta langkah-langkah pencegahan agar tragedi serupa tidak terus berulang.
Berikut ini 7 deretan kasus kecelakaan maut di jalan tol Indonesia paling menggemparkan masyarakat.
Sopir Bus Harapan Jaya Jadi Tersangka Kecelakaan Maut yang Tewaskan Pedagang Asongan
6 Kecelakaan Maut di Jalan Tol Indonesia
1 Kecelakaan Tol Ciawi (2025)
Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Februari 2025 akibat truk muatan galon air kemasan diduga mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah mobil yang sedang mengantri pembayaran di gerbang tol.
Berdasarkan laporan yang beredar, terdapat 19 orang korban jiwa diantaranya 8 orang meninggal dunia dan sebelas lainnya luka-luka. Setelah kecelakaan terjadi, PT Jasa Marga langsung menutup Gerbang Tol Ciawi 2 untuk dilakukan evakuasi.
Diketahui kecelakaan bermulai ketika truk muatan galon melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta. Saat akan melintasi gerbang tol tiba-tiba truk tidak bisa mengendalikan fungsi remnya hingga memasuki ruas tol Bogor – Jakarta (Gerbang Tol Ciawi 2).
Pada waktu bersamaan, di tol 2 pengendara mobil paling depan saat itu keluar dari mobil untuk meminta bantuan mobil di belakang karena e-tol miliknya rusak. Kemudian tidak berselang lama truk datang menghantam 6 antrean mobil termasuk dirinya.
Dari kejadian menyeramkan ini, tahukah Anda di Indonesia sudah ada banyak sekali kecelakaan tragis di tol yang diakibatkan truk mengalami gagal fungsi.
2 Tol Cipularang (2024)
Pada bulan November 2024 lalu telah terjadi kecelakaan serupa di Tol Cipularang Km 92 yang melibatkan 1 truk dan 10 kendaraan.
Berdasarkan informasi yang beredar, kecelakaan beruntun di KM 92 Tol Cipularang diduga dipicu oleh sebuah truk bermuatan besar yang mengalami kegagalan fungsi rem.
Truk yang melaju dengan kecepatan tinggi di lajur kanan tersebut tidak mampu menghindari kendaraan yang melambat di depannya, sehingga menabrak beberapa kendaraan lain dan memicu kecelakaan beruntun.
Akibat insiden ini, total korban mencapai 29 orang, dengan 21 di antaranya mengalami luka ringan, tujuh lainnya menderita luka berat, serta seorang anak berinisial S, berusia 14 tahun, dilaporkan meninggal dunia.
3 Tol Pemalang (2024)
Pada 31 Oktober 2024 pagi terjadi kecelakaan mengenaskan yang dialami kru TV ONE di Tol Pemalang, Jawa Tengah ketika sedang berhenti di bahu jalan tol.
Sebuah mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi B 1048 DKG yang mengangkut tim jurnalis mengalami ringsek parah setelah dihantam truk dari belakang.
Dalam insiden tersebut, tiga orang dalam rombongan, termasuk sopir dan dua jurnalis, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, dua jurnalis lainnya mengalami luka berat.
Kecelakaan tragis ini terjadi saat kru produksi program investigasi tengah dalam perjalanan menuju Gresik untuk meliput sebuah berita.
Peristiwa bermula ketika wiper mobil tidak berfungsi, menyebabkan kaca depan menjadi buram. Sopir yang kesulitan melihat jalan pun memutuskan untuk membersihkan kaca secara manual dengan keluar dari kendaraan.
Nahas, pada saat itulah sebuah truk melaju dari arah belakang dan menabrak kendaraan tersebut, mengakibatkan tiga orang kehilangan nyawa di tempat.
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengungkapkan bahwa sopir truk berusia 36 tahun diduga mengalami micro sleep, sehingga kehilangan kendali dan membanting setir ke kiri.
Usai kecelakaan yang terjadi di ruas Tol Pemalang-Batang tersebut, kelima korban langsung dievakuasi ke RSI Al Ikhlas Taman Pemalang, Jawa Tengah, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
4 Tol Pandaan – Malang (2024)
Kecelakaan maut lainnya juga terjadi di KM 77 Tol Pandaan-Malang pada Desember 2024, melibatkan bus pariwisata Tirto Agung dan truk wing boks bermuatan pakan ternak. Insiden ini menyebabkan empat korban jiwa, termasuk pengemudi dan kernet bus.
Bus tersebut diketahui mengangkut rombongan pelajar dari SMP IT Darul Quran Mulia Putri, Bogor. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 15.40 WIB ketika sebuah truk wing boks bernomor polisi L 9126 UU mengalami kesulitan menanjak.
Sopir truk sempat menghentikan kendaraannya di badan jalan sebelum akhirnya truk melaju mundur secara tak terkendali.
Situasi ini membuat bus yang berada tepat di belakangnya tidak dapat menghindar, hingga akhirnya tabrakan pun tak terelakkan.
Empat korban tewas dalam insiden ini diidentifikasi sebagai Untung Subagyo (46), pengemudi bus Tirto Agung asal Magetan; Ahmad Bahrur (23), kernet bus asal Jombang; serta dua pendamping pelajar, Tri Subangkit (23) dan Iyan Maryanah (28).
5 Tol Cipularang (2021)
Kecelakaan tragis terjadi di Tol Cipularang, tepatnya di Desa Cibodas, Purwakarta, pada Sabtu (16/10/2021) sekitar pukul 17.25 WIB. Insiden ini merenggut nyawa Direktur PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Yan Bastian.
Berdasarkan laporan yang beredar, kecelakaan bermula saat sebuah truk melaju dari arah Bandung menuju Jakarta. Saat melintas di KM 92.900, truk tersebut diduga kehilangan kendali hingga terguling dan menimpa minibus Hyundai yang ditumpangi Yan Bastian.
Selain korban meninggal, tujuh orang lainnya mengalami luka ringan akibat insiden ini. Para korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Abdul Radjak, Purwakarta. Sementara itu, sopir truk kontainer melarikan diri pascakecelakaan tetapi berhasil ditangkap pihak kepolisian. .
6. Tol Cipularang (2019)
Tol Cipularang kembali menjadi saksi kecelakaan maut yang mengakibatkan banyak korban jiwa.
Salah satu insiden paling tragis terjadi pada tahun 2019 di KM 91, Purwakarta, Jawa Barat, yang melibatkan kecelakaan beruntun dengan lebih dari 20 kendaraan.
Peristiwa ini menyebabkan delapan orang meninggal dunia, tiga mengalami luka berat, dan 25 lainnya luka ringan. Para korban segera dilarikan ke Rumah Sakit MH Thamrin, RS Siloam, serta RS Bayu Asih di Purwakarta.
Menurut laporan yang beredar, kecelakaan ini terjadi pada Senin siang sekitar pukul 12.30 WIB.
Insiden bermula ketika sebuah dump truk yang melaju dari arah Bandung menuju Jakarta kehilangan kendali dan terguling di jalur Tol Cipularang KM 91. Akibatnya, antrean kendaraan pun mengular di lokasi kejadian.
Tak lama berselang, dump truk lain dengan nomor polisi B-9410-UIU datang dari belakang dan menabrak deretan kendaraan yang tengah mengantre.
Data kepolisian mencatat bahwa total ada 20 kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini, terdiri dari dua dump truk, 13 mobil pribadi, satu bus PO Budiman, dua truk boks, satu truk Hino, dan satu light truck.
Sopir dump truk pertama yang terguling, DH (Dedi Hidayat), dilaporkan tewas di tempat.
Sementara itu, sopir dump truk kedua S (Subana) yang mengalami luka-luka. mengungkapkan bahwa kedua dump truk tersebut mengangkut pasir dari Kabupaten Cianjur dan hendak menuju Bekasi Timur. Ia juga menyebutkan bahwa sopir dump truk yang terguling merupakan rekannya.
Kecelakaan ini kembali menegaskan betapa rawannya Tol Cipularang terhadap insiden lalu lintas fatal, serta pentingnya kewaspadaan dalam berkendara, terutama di jalur dengan medan yang menantang.
Demikian beberapa deretan kecelakaan maut di tol Indonesia yang sempat menggemparkan media sosial dan televisi.
Editor: Shadin5ta Aulia Sanjaya





