KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Upaya pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus digencarkan di Kabupaten Kediri melalui program vaksinasi yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP). Dalam pelaksanaannya, petugas kesehatan hewan (Keswan) mendapat pendampingan dari Bhabinkamtibmas, perangkat desa, dan Babinsa guna memastikan kelancaran serta memberikan edukasi kepada para peternak.
Salah satu kegiatan vaksinasi berlangsung di Desa Wonoasri, Kecamatan Grogol, di mana Aipda Agung Wahyu Arianto, anggota Polsek Grogol, turut mendampingi tim Keswan DKPP.Selain melakukan vaksinasi pada ternak berkuku belah, terutama sapi, petugas juga memberikan edukasi mengenai pentingnya kebersihan kandang sebagai langkah utama dalam mencegah penyebaran PMK.
“Vaksinasi ini bertujuan melindungi sapi dari PMK, sementara edukasi kebersihan kandang juga kami berikan. Sebab, kandang yang bersih berperan penting dalam menjaga kesehatan ternak,” ujar Aipda Agung, Jumat (14/2/2025)
Baca juga : Valentine di Kota Kediri, Polisi Bagikan Hadiah bagi Pengendara Tertib Berlalu Lintas
Ia menambahkan bahwa edukasi ini akan terus dilakukan agar masyarakat lebih responsif terhadap gejala PMK. Peternak diharapkan segera melapor kepada petugas jika mendapati gejala PMK pada ternak mereka, sehingga bisa segera ditindaklanjuti.
Sebagai daerah dengan banyak peternak sapi dan keberadaan pasar sapi, Kecamatan Grogol menjadi salah satu wilayah yang diprioritaskan dalam upaya pencegahan PMK.
“Harapan kami, kasus PMK di wilayah Grogol bisa terus menurun, bahkan jika memungkinkan, mencapai zero kasus. Saat ini kami terus mendukung petugas DKPP dalam percepatan vaksinasi ternak sapi,” tambahnya.
Baca juga : Tiga Pilar Kelurahan Tosaren dan Mahasiswa KKN UNP Kediri Gelar Olahraga Bersama
Dengan vaksinasi yang terus digalakkan, diharapkan ketahanan ternak terhadap PMK meningkat, sehingga kesehatan hewan ternak di Kabupaten Kediri tetap terjaga.***
Reporter: Bakti Nugroho
Editor : Hadiyin





