Ponorogo, LINGKARWILIS.COM β Demi meningkatkan keselamatan lalu lintas, terutama bagi para pelajar di Bumi Reyog, sejumlah Zona Selamat Sekolah (Zoss) di Ponorogo diperbarui. Pembaruan ini dilakukan di empat titik, yakni di kawasan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan SMPN 6 dan SMPN 1, serta di depan SMPN 4 dan SMKN 1 yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Ponorogo.
Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Partono, menegaskan bahwa Zoss berfungsi untuk mengendalikan laju kendaraan di sekitar sekolah. Dengan adanya marka ini, pengendara diimbau lebih berhati-hati serta mengutamakan pejalan kaki dan pesepeda.
“Saat melintasi Zoss, pengendara diwajibkan lebih waspada dan memberikan prioritas bagi pejalan kaki serta pesepeda, terutama para pelajar,” ujar Ipda Partono, Rabu (26/2/2025).
Baca juga :Β Penjualan Bunga di Kediri untuk Nyekar Meningkat Drastis Jelang Ramadan
Menurutnya, pembaruan Zoss ini merupakan hasil kerja sama antara Satlantas Polres Ponorogo dan Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo. Langkah ini diambil sebagai bentuk kepedulian pemerintah dan aparat kepolisian dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
“Sebenarnya marka ini sudah ada sejak lama, namun karena rambu-rambunya mulai pudar, kami melakukan pembaruan agar lebih jelas dan efektif,” tambahnya.
Ipda Partono mengingatkan bahwa batas kecepatan kendaraan di kawasan perkotaan idealnya berkisar 30-40 km/jam. Namun, ia mengakui masih banyak pengendara yang melaju di atas 40 km/jam, yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
Baca juga : Jelang Ramadan, Penjual Bunga Tabur di Setono Betek Kediri Dibanjiri Pembeli
“Banyak masyarakat yang masih belum memahami rambu Zoss ini. Oleh karena itu, kami mengimbau agar pengendara lebih memperhatikan marka dan rambu serta mengedepankan etika berkendara,” tegasnya.
Selain itu, ia meminta masyarakat untuk lebih sadar dan patuh terhadap aturan lalu lintas, terutama saat jam berangkat dan pulang sekolah. Kehadiran petugas di titik-titik rawan diharapkan dapat membantu mengatur lalu lintas agar tetap aman dan tertib.
“Pada jam-jam sibuk, seperti saat berangkat dan pulang sekolah, pengawasan lebih ketat diperlukan untuk mengendalikan arus kendaraan di sekitar sekolah,” pungkasnya.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor : Hadiyin
