KDKMP Jombang Belum Beroperasi Penuh, Juknis dari Pemerintah Pusat Masih Ditunggu

KDKMP Jombang Belum Beroperasi Penuh, Juknis dari Pemerintah Pusat Masih Ditunggu
Salah satu KDKMP di wilayah Kabupaten Jombang nampak tertutup rapat meskipun sudah diresmikan secara nasional oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu (16/5/2026) kemarin, Rabu (20/5/2026) siang. (Istimewa)

Jombang, LINGKARWILIS.COM – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di sejumlah wilayah Kabupaten Jombang hingga kini belum dapat beroperasi secara penuh meski telah diresmikan secara nasional oleh Prabowo Subianto pada Sabtu (16/5/2026). Belum turunnya petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat disebut menjadi kendala utama operasional koperasi di lapangan.

Salah satu KDKMP yang belum aktif sepenuhnya berada di Desa Sambongdukuh, Kecamatan Jombang. Kepala Desa Sambongdukuh, Khairur Roziqin mengatakan koperasi sebenarnya sudah memiliki sebagian stok kebutuhan pokok, namun distribusi beberapa komoditas masih belum lengkap.

bayar PBB Kota Kediri

“Sebagian kebutuhan pokok sudah tersedia, tetapi untuk elpiji masih belum ada,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Roziq menjelaskan, operasional koperasi sementara ditunda lantaran para karyawan belum mendapatkan pembekalan teknis dari pihak pendamping program. Selain itu, mekanisme penentuan harga jual barang juga masih menunggu arahan resmi dari pusat.

Baca juga : DKPP Kabupaten Kediri Siapkan Petugas Pemeriksa Daging Hewan Kurban

“Karyawan belum mendapat bimbingan teknis dari PIC PT Agrinas. Penentuan harga barang juga masih menunggu arahan,” imbuhnya.

Kondisi serupa juga terjadi di Desa Tunggorono. Kepala Desa Tunggorono, Didik Dwi Mulyawan menyebut koperasi di wilayahnya memang sudah ikut diresmikan, namun hingga kini belum dibuka untuk masyarakat umum.

“Memang sudah diresmikan, tetapi sampai sekarang belum buka,” katanya.

Menurut Didik, belum adanya juknis membuat pengelola koperasi masih kebingungan terkait sistem operasional, termasuk kepastian skema penggajian pegawai.

“Karyawan masih belum memahami teknis pelaksanaan karena juknis belum turun. Termasuk soal sistem gaji pegawai juga belum ada kepastian,” paparnya.

Pemerintah desa berharap pemerintah pusat segera menerbitkan petunjuk teknis agar operasional KDKMP dapat segera berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca juga : Perkim Kabupaten Kediri Pasang 86 Titik PJU Baru di Tiga Wilayah

Sebelumnya, pemerintah meresmikan secara serentak 1.061 KDKMP di seluruh Indonesia pada Sabtu (16/5/2026). Peresmian dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto dari Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Di Kabupaten Jombang, launching dipusatkan di KDKMP Desa Mojongapit, Kecamatan Jombang dan dihadiri Bupati Jombang Warsubi, Dandim 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Usai peresmian, Warsubi meninjau langsung gerai KDKMP Mojongapit untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok seperti beras SPHP, Minyakita, sembako, gas elpiji hingga obat-obatan.

“Barang-barang yang dijual semuanya tersedia dan kami pastikan sesuai harga eceran tertinggi. Mari masyarakat membeli kebutuhan di KDKMP,” ujar Warsubi.

Pada tahap awal, sebanyak 80 KDKMP di Kabupaten Jombang telah diresmikan. Sementara itu, 211 unit lainnya masih dalam proses pembangunan dan 170 unit telah selesai dibangun.***

Reporter : Taufiqur Rachman

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *