Blitar, LINGKARWILIS.COM – Kabar duka menyelimuti jemaah haji asal Kabupaten Blitar. Seorang jemaah bernama Muhadi Madris (70), warga Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji di Kota Makkah.
Informasi tersebut disampaikan oleh Ketua Kelompok Terbang (Kloter) 9 Kabupaten Blitar, Choirur Ni’am. Ia menjelaskan bahwa Muhadi meninggal akibat penyakit radang paru-paru yang dideritanya.
“Almarhum sempat mengeluhkan demam sebelum akhirnya dilarikan ke RS King Abdul Aziz di Makkah. Ia wafat pada Senin (19/5/2025) sekitar pukul 02.30 waktu Arab Saudi,” ujar Ni’am.
Baca juga : Terkait Penataan PKL di Jalan Pattimura, Ini Penjelasan Disperdagin Kota Kediri
Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Blitar, Hamim Thohari. Ia membenarkan bahwa salah satu jemaah asal Blitar meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak Minggu (18/5/2025).
“Almarhum wafat di Makkah dan dimakamkan di sana,” ungkap Hamim.
Hamim juga menjelaskan bahwa sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, Muhadi telah menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Karena dianggap layak secara medis, ia pun diberangkatkan bersama ratusan jemaah lainnya. Sebelum meninggal, almarhum sempat mengalami demam dan langsung mendapat penanganan dari tim kesehatan, kemudian dirujuk ke rumah sakit.
Baca juga : Kepala Kemenag Kabupaten Kediri Takziah ke Rumah CJH yang Meninggal di Tanah Suci
“Beliau berangkat menunaikan ibadah haji bersama sang istri,” tambahnya.
Sebagai informasi, total jemaah haji asal Kabupaten Blitar tahun ini berjumlah 796 orang. Mereka diberangkatkan pada 3 Mei 2025 dan terbagi dalam tiga kloter, yaitu Kloter 8, 9, dan 46. Untuk Kloter 46, keberangkatan dilakukan pada 14 Mei 2025.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin






