KEDIRI, LINGKARWILIS.COM – Misteri penemuan mayat perempuan yang mengapung di aliran Sungai Brantas, tepatnya di bawah Jembatan Semampir Kota Kediri, akhirnya terungkap. Polisi berhasil mengidentifikasi jasad tersebut sebagai Samijah (78), warga Desa Bendosari, Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung.
Kapolsek Kediri Kota, Kompol Ridwan Sahara, membenarkan identitas korban dan menyampaikan bahwa pihak keluarga telah dihubungi. Jenazah pun telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
“Korban sudah kami serahkan ke keluarganya untuk proses pemakaman,” ujarnya, Sabtu (7/6/2025).
Baca juga : Idul Adha Jadi Musim Ramai Bagi Jagal Sapi Profesional di Kediri
Peristiwa penemuan jasad tersebut terjadi pada Jumat siang (6/6/2025), sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, seorang warga bernama Yulianto yang tengah melintas di sekitar bawah jembatan mendapat informasi dari Evi Santi mengenai benda mencurigakan yang tersangkut di reranting bambu di aliran sungai.
“Yulianto kemudian memeriksa dan melihat sesosok tubuh perempuan yang tersangkut di aliran Sungai Brantas,” jelas Kompol Ridwan.
Penemuan itu segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Awalnya, identitas korban belum diketahui. Hasil pemeriksaan awal menyebutkan korban adalah perempuan berusia sekitar 45-55 tahun, mengenakan daster merah, dengan tinggi badan sekitar 155 cm, serta memakai cincin emas di jari tengah tangan kiri.
Baca juga : WNA Asal Filipina yang Langgar Aturan Imigrasi Diserahkan ke Rudenim Surabaya oleh Imigrasi Kediri
Namun setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, identitas korban berhasil dikonfirmasi sebagai Samijah, seorang nenek asal Tulungagung. Hingga kini, pihak berwenang masih menelusuri penyebab pasti kematian.***
Reporter: Rizky Rusdiyanto
Editor : Hadiyin





