LINGKARWILIS.COM – Aksi pencurian mesin diesel milik petani membuat geger warga Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang.
Dalam satu malam, empat unit mesin diesel yang terpasang di badan traktor dilaporkan hilang, tepatnya pada Minggu dini hari (5/7), saat sebagian besar warga tengah terlelap.
Mesin-mesin tersebut merupakan komponen utama traktor yang biasa digunakan untuk mengolah lahan pertanian. Seluruh unit dilaporkan hilang dari lokasi parkir yang berada di dekat rumah maupun tepi sawah warga.
Kepala Desa Mangunan, Kusno, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut peristiwa terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Dusun Mangunan.
“Kejadiannya tadi malam sekitar jam 03.00-an, waktu warga sudah tidur,” ungkapnya saat dikonfirmasi.
Tak Sekadar Viral! Aksi Nenek Irianingsih Hormat ke Baliho Dibalas Silaturahmi Kapolres Batu
Kusno menjelaskan bahwa empat petani menjadi korban pencurian ini. Sebagian traktor diparkir di sisi sawah, sementara sisanya di dekat rumah.
“Milik beberapa warga, satu diparkir di sebelah sawah, yang lain di sebelah rumah. Memang rumah dan sawahnya di pinggir jalan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa para pelaku hanya mengambil mesin diesel dan meninggalkan rangka traktor di tempat semula.
Menariknya, aksi para pelaku sempat terekam oleh kamera pengawas (CCTV) milik warga. Dalam rekaman tersebut tampak tiga hingga empat orang pria menggunakan mobil berwarna hitam dengan pelat nomor L. Dengan cepat, mereka membongkar dan mengangkut mesin ke dalam kendaraan.
Stasiun Malang Tampil Tematik, KAI Luncurkan Program Liburan Schooliday
“Larinya ke arah timur, ke jalan besar Kabuh,” tambah Kusno.
Pemerintah desa pun langsung bergerak cepat dengan melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.
“Tadi pagi langsung saya telepon Bhabinkamtibmasnya, dan langsung datang serta melakukan pemeriksaan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolsek Kabuh, AKP Tomi Hermanto, saat dikonfirmasi pada Senin sore (7/7), membenarkan laporan tersebut.
“Laporannya dua, Mas,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas para pelaku serta memastikan jumlah kerugian akibat kejadian ini.
Reporter: Agung Pamungkas
Editor: Shadinta Aulia Sanjaya




