Peringati HAN 2025 di Kabupaten Kediri, Mbak Chica Ajak Anak Gunakan Teknologi Secara Bijak dan Tolak Pernikahan Dini

HAN 2025 di Kediri: Mbak Chica Ajak Anak Gunakan Teknologi Secara Bijak dan Tolak Pernikahan Dini
Mbak Chica Ketua TP PKK Kabupaten Kediri hadir di puncak Hari Anak Nasional (HAN) di RTH SLG Rabu siang (ist)

Kediri, LINGKARWILIS.COM – Peringatan puncak Hari Anak Nasional (HAN) 2025 di Kabupaten Kediri berlangsung meriah di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Simpang Lima Gumul (SLG),  Rabu (23/7)

Mengusung tema “Katakan Tidak pada Pernikahan Dini dan Katakan Ya untuk Literasi Positif”, kegiatan ini diikuti sekitar 250 pelajar dari jenjang SD, SMP, dan SMA serta anak-anak panti asuhan se-Kabupaten Kediri.

bayar PBB Kota Kediri bayar PBB Kota Kediri

Acara yang diinisiasi Forum Anak Kediri tersebut turut dihadiri tokoh inspiratif anak, Mbak Chica, didampingi oleh Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Kediri, Dr. dr. Nurwulan Andadari, Kepala Dinas Sosial Ariyanto, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Fadli, serta para guru pendamping.

Baca juga : Tiga Pilar Kelurahan Tosaren, Kota Kediri Perkuat Kebersamaan Lewat Ngopi Bareng

Dalam sambutannya, Mbak Chica menekankan pentingnya peran teknologi dalam dunia pendidikan, namun harus diiringi dengan penggunaan yang bijak. Ia mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpengaruh berita bohong (hoaks) dan tetap fokus dalam meraih cita-cita melalui pemanfaatan teknologi secara positif.

“Anak-anak harus tumbuh sesuai tahapannya. Di era gadget ini, pastikan HP digunakan untuk hal-hal yang menunjang pendidikan, bukan untuk hal negatif,” pesannya.

Sementara itu, Kepala DP2KBP3A Kabupaten Kediri, Dr. dr. Nurwulan Andadari, menjelaskan bahwa acara HAN ini juga menjadi momentum edukatif tentang perlindungan anak. Para peserta diberi pemahaman mengenai bahaya pernikahan usia dini, kekerasan terhadap anak, kenakalan remaja, hingga penyalahgunaan narkoba.

“Kami ingin anak-anak tumbuh sesuai usia dan jenjang pendidikannya. Kami juga ajarkan penggunaan media sosial secara sehat dan tepat,” ujarnya.

Baca juga : Sambut Hari Bhakti Adhyaksa, Kejari Kediri Gelar Pasar Murah untuk Warga Kota Kediri

Menariknya, acara juga diwarnai dengan pengenalan kembali berbagai permainan tradisional seperti bakiak, gobak sodor, congklak, egrang, dan gejlek. Tujuannya adalah membangkitkan kembali nilai-nilai kebersamaan dan keceriaan khas masa kanak-kanak di tengah gempuran era digital.***

Reporter: Bakti Wijayanto

Editor : Hadiyin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *