Kediri, LINGKARWILIS.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa kembali dilaksanakan. Saat ini, penerima manfaat tersebar di empat wilayah, yakni Grogol, Papar, Gampengrejo, dan tengah dipersiapkan untuk Gurah. Melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), program ini menjangkau sekitar 3.000 hingga 3.500 siswa. Bahkan, Badan Gizi Nasional (BGN) juga kembali melakukan survei lokasi untuk SPPG.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kediri, Dodi Purwanto, menekankan pentingnya pengawasan agar program tersebut tetap berjalan konsisten, berkelanjutan, dan benar-benar memenuhi kebutuhan gizi siswa.
“Kami mendorong agar program MBG melibatkan UMKM, baik dalam penyediaan bahan pangan maupun pengolahan di dapur SPPG. Dengan begitu, keberadaan UMKM sekitar sekolah juga bisa ikut terangkat,” ujar wakil rakyat dari PDIP ini, Kamis (28/08)
Baca juga : Gubernur Jatim Pastikan Stok Beras Aman, Tinjau Pasar Murah di Kediri
Dodi menambahkan, perlu ada sistem pengawasan yang menyeluruh dan berkesinambungan dengan melibatkan semua pihak terkait. Ia juga menyoroti pentingnya variasi menu dan simulasi pelaksanaan sejak awal.
“Menu sebaiknya mengangkat masakan khas nusantara yang sesuai dengan selera anak-anak Jawa Timur. Penyesuaian ini penting karena siswa biasanya suka pilih-pilih makanan, bahkan ada yang punya alergi tertentu. Tapi tetap harus memenuhi standar gizi seimbang,” jelasnya.
Ia berharap program MBG bisa konsisten berjalan tepat waktu, dengan menjaga cita rasa serta kebersihan dalam penyajiannya. Dengan asupan gizi yang baik, tumbuh kembang anak akan lebih optimal.***
Reporter : Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





