Blitar, LINGKARWILIS.COM – Arus balik libur panjang yang bertepatan dengan perayaan Idul Adha 1447 Hijriah dan Hari Lahir Pancasila menunjukkan peningkatan signifikan di wilayah kerja PT KAI Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun. Selama periode 26 Mei hingga 1 Juni 2026, Daop 7 Madiun tercatat melayani total 114.893 pelanggan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 57.830 pelanggan merupakan penumpang yang datang, sedangkan 57.063 pelanggan tercatat berangkat dari berbagai stasiun yang berada di wilayah Daop 7 Madiun.
Khusus di Stasiun Blitar, total penumpang yang dilayani selama periode tersebut mencapai 9.171 orang. Rinciannya, sebanyak 4.687 pelanggan merupakan penumpang datang dan 4.484 pelanggan melakukan keberangkatan.
Baca juga : Arus Balik Libur Panjang Meningkat, Stasiun Kediri Layani Lebih dari 13 Ribu Penumpang
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan tingginya jumlah penumpang menunjukkan antusiasme masyarakat yang tetap menjadikan kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama masa libur panjang.
“Puncak kedatangan pelanggan di wilayah Daop 7 Madiun terjadi pada Selasa, 26 Mei 2026 atau H-1 Hari Raya Idul Adha, dengan jumlah pelanggan mencapai 13.396 orang,” ujar Tohari, Selasa (2/6/2026).
Sementara itu, arus balik mulai mengalami lonjakan menjelang berakhirnya masa liburan. Pada Minggu (31/5/2026), tercatat sebanyak 10.440 pelanggan berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 7 Madiun.
Sedangkan pada Senin (1/6/2026), hingga data terakhir dihimpun, jumlah pelanggan yang melakukan perjalanan menggunakan kereta api dari wilayah Daop 7 Madiun mencapai 7.431 orang.
Baca juga : PDI Perjuangan Kota Kediri Lantik 33 Pengurus PAC Baru, Perkuat Regenerasi Kader
“Angka keberangkatan pada hari Senin masih bersifat dinamis dan berpotensi bertambah hingga keberangkatan kereta api terakhir pada tengah malam, mengingat penjualan tiket masih berlangsung,” tambahnya.
PT KAI Daop 7 Madiun mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal ke stasiun guna mengantisipasi kepadatan penumpang selama periode arus balik libur panjang.***
Reporter: Abdul Aziz Wahyudi
Editor: Hadiyin





