Blitar, LINGKARWILIS.COM – Pemerintahan Kabupaten Blitar di bawah kepemimpinan Bupati Rijanto dan Wakil Bupati Beky Herdihansah mulai melakukan perombakan birokrasi. Dalam mutasi perdana yang digelar di Pendapa Ronggo Hadinegoro, Jumat (29/8/2025), sebanyak 153 aparatur sipil negara (ASN) mengalami pergeseran jabatan.
Dari total tersebut, tercatat 15 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPT), 79 pejabat administrator, dan 15 pejabat pengawas. Namun yang menjadi sorotan publik, tiga kepala dinas harus melepas kursi strategisnya dan beralih menjadi staf ahli.
Ketiga pejabat itu masing-masing adalah Kepala Dinas Pendidikan, Adi Andaka, yang kini menempati posisi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM. Adi, yang berlatar belakang dokter hewan, digantikan oleh Agus Santosa.
Baca juga : Pemotor Meninggal Usai Tabrakan dengan Truk di Jalan Raya Kediri-Pare, Ini Identitasnya
Kemudian, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Bambang Dwi Purwanto, berpindah tugas sebagai Staf Ahli Bidang Hukum, Pemerintahan, dan Politik. Sedangkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Toha Mashuri, mendapat amanah baru sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
Bupati Rijanto menegaskan mutasi merupakan hal wajar dalam birokrasi. Menurutnya, sebagai aparatur negara, setiap ASN harus siap ditempatkan di posisi manapun sesuai kebutuhan organisasi.
“Pergeseran jabatan ini sudah melalui pertimbangan matang. Dan ini mutasi perdana sejak saya bersama Pak Beky memimpin enam bulan lalu,” ujarnya.
Baca juga : Pembangunan Tahap Dua Stadion GDJ Kediri Resmi Dimulai, Pengerjaan Fisik Dikebut
Selain tiga kepala dinas tersebut, sejumlah pejabat juga masuk dalam perombakan, di antaranya Khusna Lindarti sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Rully Wahyu sebagai Inspektur, Puguh Imam Susanto menjabat Kepala Dinas Perhubungan, serta Ivong Bettryanto sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja.***
Reporter : Aziz Wahyudi
Editor : Hadiyin






