Nganjuk, LINGKARWILIS.COM – Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Nganjuk menyatakan sikap terkait tragedi meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang tertabrak mobil rantis Brimob saat aksi di depan Gedung DPR RI pada 28 Agustus 2025.
Pernyataan itu disampaikan langsung Ketua PC IPNU Kabupaten Nganjuk, Abdur Rochim, bersama rombongan dalam audiensi dengan Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso, S.H., S.I.K., M.M., di ruang kerja kapolres, Sabtu (30/8/2025).
Dalam pernyataannya, IPNU menyesalkan tindakan aparat yang berujung hilangnya nyawa korban. Mereka mendesak adanya evaluasi kinerja kepolisian serta menuntut proses hukum dilakukan secara transparan. IPNU juga menegaskan komitmen organisasi untuk terus mengawal demokrasi dan menegakkan keadilan sosial.
Baca juga : Gebyar Kemerdekaan RI ke-80, Desa Semen Kediri Hidupkan UMKM dan Seni Budaya Menuju Indonesia Emas 2045
Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso menyambut baik sikap yang ditunjukkan IPNU.
“Polres Nganjuk mengapresiasi langkah IPNU yang lebih memilih ruang dialog ketimbang turun ke jalan. Ini menunjukkan kedewasaan organisasi pelajar dalam menyampaikan aspirasi secara tertib dan elegan,” ujarnya.
Ia memastikan bahwa aspirasi IPNU akan diteruskan sesuai mekanisme, sebagai bukti komitmen Polri terhadap akuntabilitas dan profesionalitas.
Ketua IPNU Nganjuk, Abdur Rochim, menegaskan bahwa audiensi ini merupakan tanggung jawab moral organisasi untuk merespons peristiwa yang menimpa Affan.
Baca juga : Persik Kediri Amankan Kemenangan Perdana, Tumbangkan PSBS Biak 2-1
“Kami menuntut keadilan bagi almarhum Affan Kurniawan dan keluarganya. Polisi harus transparan dalam mengusut kasus ini agar kepercayaan publik tidak luntur. Kami akan terus mengawal agar tragedi serupa tak terulang,” tegasnya.
Pertemuan berlangsung kondusif. IPNU Nganjuk menekankan akan tetap mengedepankan jalur dialog dengan aparat, sembari berkomitmen menjaga stabilitas sekaligus memperjuangkan keadilan sosial.***
Editor: Muji Hartono
Editor : Hadiyin





