Kediri, LINGKARWILIS.COM – Menyikapi kasus keracunan makan bergizi gratis (MBG) yang terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri mengambil langkah antisipatif agar peristiwa serupa tidak terjadi di wilayahnya.
Kepala Dinkes Kabupaten Kediri, dr. Ahmad Khatib, menegaskan bahwa pengawas dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib selektif dalam memeriksa setiap bahan makanan. Mulai dari beras, sayur, lauk, buah, minuman hingga bumbu pelengkap harus dipastikan masih layak konsumsi, higienis, dan sehat.
“Dapur tempat memasak pun harus bersih dan tertata, sehingga petugas nyaman saat menyiapkan makanan. Begitu juga dengan wadah makan, harus steril dan aman dipakai,” jelas Khatib saat ditemui di kantor Dinkes Kabupaten Kediri, Jumat (19/9) sore.
Baca juga : Hindari Motor Terguling, Truk Gandeng Hantam Pohon di Jalan Raya Kediri–Blitar
Ia menambahkan, hingga saat ini tidak ada kasus keracunan MBG di Kabupaten Kediri. Kondisi ini menurutnya harus terus dijaga dengan disiplin dalam pengolahan hingga distribusi makanan.
“Keselamatan siswa adalah yang utama. Kualitas bahan, kebersihan tempat masak, wadah makan, hingga ketepatan waktu distribusi harus diperhatikan. Semua ini agar anak-anak tetap sehat dan bisa belajar dengan baik,” tegasnya.***
Reporter: Bakti Wijayanto
Editor : Hadiyin





