Ponorogo, LINGKARWILIS.COM – Jumlah kasus HIV di Kabupaten Ponorogo terus menunjukkan tren yang memprihatinkan. Hingga Agustus 2025, Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat ada 114 kasus baru. Lebih mengejutkan, penderita berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar hingga calon pengantin.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Ponorogo, Anik Setyarini, mengungkapkan penularan HIV masih didominasi perilaku seks bebas, termasuk hubungan sesama jenis atau Lelaki Seks dengan Lelaki (LSL).
“Kasus yang tercatat berasal dari beragam kelompok, mulai pelanggan seks, pekerja seks, pelajar, hingga calon pengantin. Beberapa di antaranya juga dari kalangan LSL,” jelas Anik kepada wartawan.
Berdasarkan data, kelompok pelanggan seks mendominasi dengan 25 kasus, diikuti pekerja seks komersial (PSK) sebanyak 23 kasus, dan LSL sebanyak 13 kasus. Satu kasus bahkan ditemukan pada pelajar usia 15–19 tahun.
Baca juga : Jalan Kreasi Tutup Rangkaian PHBN RW 06 Lingkungan Bence, Kelurahan Pakunden, Kota Kediri
Selain itu, terdapat kasus pada kelompok usia produktif di atas 25 tahun, dua ibu hamil, 20 pasien tuberkulosis dengan HIV (TB-HIV), satu penderita infeksi menular seksual (IMS), serta satu warga binaan pemasyarakatan (WBP).
“Dari jumlah tersebut, lima orang calon pengantin dinyatakan positif HIV, ditambah empat kasus dari pasangan orang dengan HIV (ODHIV),” tambahnya.
Dinkes Ponorogo tahun ini menargetkan skrining HIV terhadap 14.888 orang. Hingga akhir Agustus, capaian sudah mencapai 7.829 orang.
“Kami terus melakukan skrining rutin pada populasi kunci, seperti ibu hamil, calon pengantin, warga binaan, hingga pekerja seks,” tegas Anik.
Baca juga : Barista Asal Kediri Kelola 15 Outlet Kayuhan Caffe, Begini Cerita Perjuangannya
Menurutnya, deteksi dini sangat penting untuk mempercepat penanganan sekaligus mencegah penularan lebih luas.
“Semakin cepat ditemukan, pengobatan dapat segera diberikan sehingga bisa menekan risiko penularan,” pungkasnya.***
Reporter: Sony Dwi Prastyo
Editor : Hadiyin





