Kediri, LINGKARWILIS.COM – Proses rehabilitasi Jembatan Semampir Kota Kediri kini memasuki tahap krusial, yakni pembongkaran expansion joint. Tahap ini dilakukan setelah pengupasan lapisan aspal yang dilanjutkan dengan pemeriksaan struktur, dan ditemukan sejumlah kerusakan pada jembatan.
Konsultan proyek, Edy Purnomo, menjelaskan kerusakan yang teridentifikasi meliputi lendutan, pergeseran pada expansion joint, hingga retakan pada badan beton. Karena itu, perbaikan dipusatkan pada sambungan expansion joint serta pemulihan struktur beton.
“Bagian ini sangat vital. Jika dibiarkan, bisa mengganggu kekuatan jembatan. Saat ini kami sedang menghitung kebutuhan perbaikan agar jembatan kembali aman digunakan,” ujarnya saat ditemui, Selasa (23/9/2025).
Edy menerangkan, expansion joint merupakan sambungan khusus pada jembatan yang berfungsi menyerap pergerakan akibat perubahan suhu, getaran, maupun beban kendaraan. Tanpa komponen ini, jembatan rawan retak, rusak, bahkan runtuh karena material tidak memiliki ruang bergerak.
Bacajuga : Jumlah Tersangka Kerusuhan di Kota Kediri Bertambah Jadi 52 Orang, Ini Penjelasan Kasat Reskrim
“Expansion joint ibarat ‘paru-paru’ jembatan, memberi ruang agar struktur bisa beradaptasi secara alami tanpa terbebani tekanan berlebih,” jelasnya.
Selain itu, perbaikan beton juga dilakukan dengan metode grouting dan injeksi, yaitu teknik memasukkan material cair bertekanan ke dalam celah atau retakan untuk mengembalikan kekuatan beton sekaligus menutup kebocoran.
“Langkah ini ditujukan agar rongga besar pada beton terisi kembali dan struktur retak bisa menyatu,” tambah Edy.
Baca juga : Penerima Bansos di Kabupaten Kediri Terancam Diblokir Jika Ketahuan Gunakan Dana untuk Judi Online
Ia memastikan seluruh pekerjaan akan dituntaskan sesuai jadwal. Selama rehabilitasi berlangsung, arus kendaraan dialihkan ke jalur alternatif yang sudah disiapkan Dinas Perhubungan.***
Reporter: Agus Ely Burhan
Editor : Hadiyin






